oleh

AKTIVIS MINTA PEMERINTAH HENTIKAN PENEBANGAN HUTAN

walPOSKOTA.CO – Sejumlah aktivis lingkungan di Sumatera Selatan meminta Pemerintah menghentikan kegiatan penebangan hutan (deforestasi) untuk digunakan sebagai lahan pertanian, perkebunan, peternakan serta kawasan perkotaan di provinsi setempat dan secara nasional.

“Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Nature Climate Change menunjukkan bahwa laju deforestasi hutan di Indonesia merupakan yang tertinggi di dunia melampaui Brasil, kondisi ini perlu disikapi serius dengan melakukan langkah-langkah penyelamatan hutan secara tegas,” kata Sekretaris Serikat Hijau Indonesia (SHI) Sumsel, Muhammad Syarifudin di Palembang, Selasa.

Menurut dia, Pemerintah Daerah 17 kabupaten dan kota yang memiliki kawasan hutan dan Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono harus mengambil tindakan cepat pada sisa masa pemerintahannya apalagi moratorium hutan merupakan upaya komitmennya untuk memerangi perubahan iklim.walha

Kebijakan moratorium (penghentian sementara) deforestasi pada Mei 2011 berdasarkan studi tersebut tidak berjalan dengan baik, bahkan Indonesia justru kehilangan 840.000 hektare hutan pada tahun 2012 lebih besar dibandingkan dengan Brasil yang hanya 460.000 hektare.

“Temuan tersebut merupakan sebuah peringatan mendesak sifatnya. Penghancuran hutan yang meningkatkan emisi gas rumah kaca Indonesia, menyebabkan satwa seperti harimau sumatera ke ambang kepunahan, dan menciptakan kondisi kebakaran hutan dan bencana kabut asap yang dahsyat di kawasan Asia Tenggara,” ujarnya.

Sementara aktivis lainnya dari Walhi Sumsel, Dedek Chaniago mengatakan, berdasarkan prediksi aktivis lingkungan, jika kehilangan atau kerusakan hutan akibat deforestasi yang mencapai ribuan hektare itu dibiarkan terus berlangsung akan mengakibatkan kepunahan hutan lindung dan beberapa kawasan hutan lainnya.

Untuk menyelamatkan hutan tersebut, Pemerintah harus segera menutup ruang gerak pendirian perkebunan dan hutan tanaman industri serta meninjau ulang izin Hak Guna Usaha (HGU) yang tidak dimanfaatkan dengan baik.

Selain itu seluruh pihak terkait harus segera membuat langkah penyelamatan dan pengamanan hutan agar prediksi punahnya hutan tersebut bisa dicegah dengan menindak tegas siapapun pelaku penebangan hutan secara tidak sah (ilegal), ujar dia Selain penyelamatan dan pengamanan hutan tersebut, perlu juga dilakukan pengelolaan hutan lestari dan memberikan manfaat tambahan melalui kegiatan keanekaragaman hayati.keindahan - walhi

Kemudian dari aspek sosial ekonomi, perlu dilakukan usaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan terutama bagi masyarakat yang sumber nafkahnya tergantung pada keberadaan hutan, kata aktivis Walhi itu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *