oleh

Sumsel Siap Menggelar Fornas VI/2022

POSKOTA.CO – Yahya Majid selaku technical delegate (TD) menegaskan akan kesiapan 100 persen baik sumber daya manusia (SDM) dan venue untuk menggelar Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) VI Tahun 2022, 2-4 Juli di Palembang, Sumatera Selatan.

“Kesiapan venue, peralatan dan sumber daya manusia untuk menggelar Fornas VI/2022 telah sepenuhnya siap 100 persen. Kami panitia termotivasi karena animo peserta provinsi mengikuti ajang yang digelar dua tahun sekali ini terus meningkat,” kata Yahya ditemui di Jakarta, Selasa (28/6/2022).

Menurut Yahya, ajang Fornas merupakan pestanya olahraga masyarakat, dan kali ini Sumatera Selatan bertindak sebagai tuan rumah. Fornas bertujuan untuk mengajak sebanyak mungkin masyarakat berolahraga. Diharapkan melalui olahraga rekreasi, olahraga menjadi primadona di masyarakat. Selain bertujuan untuk menggelorakan olahraga di masyarakat, ajang Fornas memiliki misi melestarikan budaya melalui olahraga tradisional.

Dijelaskan Yahya, Persatuan Pelestari Olahraga Tradisional Indonesia (Portina) yang menginduk pada Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) mewadahi komunitas olahraga tradisional yang ada di Nusantara. Portina akan melaksanakan pertadingan olahraga tradisional yang sudah dibakukan yaitu egrang, terompah panjang, lari balok, sumpitan, gebuk bantal, hadang, ketapel, panah tradisional, tarik tambang, dan dagongan.

Selain 10 cabang olahraga tersebut, Portina juga akan menggelar pertandingan olahraga tradisional asli daerah sebagai pertandingan eksebisi yaitu besei kambe/dayung hantu dan balugu/balogo.

Buku petunjuk teknis telah disusun sebagai acuan pelaksanaan kegiatan Fornas tahun 2022 ini diperuntukkan bagi pelatih, wasit/ juri, ofisial dan peserta, agar kontingen provinsi maupun kota dapat melakukan persiapan sehingga penyelenggaraan pertandingan/perlombaan di tingkat nasional berjalan sesuai dengan tata cara dan aturan. “Kami mengharapkan dukungan semua pihak agar kegiatan Fornas tahun 2022 terlaksana dengan baik,” ucap Yahya.

“Semoga program ini menjadi wadah kolaborasi dari pihak-pihak terkait demi kesuksesan penyelenggaraan serta dapat menjadi sarana pelestarian olahraga tradisional sebagai kekayaan budaya bangsa,” tambahnya.

Ditambahkan Yahya, melalui Fornas diharapkan terwujudnya masyarakat Indonesia yang sehat, bugar, gembira serta berkarakternkebangsaan. Selain tentunya, menggali, melestarikan, mengembangkan, dan membakukan olahraga tradisional yang berbasis nilai-nilai budaya Nusantara. Juga menumbuhkan gaya hidup sehat, bugar, gembira dan kegemaran berolahraga tradisional. Dan tak ketinggalan untuk menyebarkan olahraga tradisional ke segenap lapisan masyarakat dan mampu menjawab perkembangan zaman, serta utamanya menjalin kebersamaan dan keakraban bagi masyarakat melalui olahraga tradisional. (*/dk)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.