oleh

Pekan Depan, Bareskrim Polri Kembali Panggil Ahmad Yani

-Nasional-35 views

POSKOTA.CO – Penyidik Bareskrim Polri menjadwalkan kembali pemeriksaan terhadap Ketua Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Ahmad Yani. Penyidik rencananya akan melakukan pemeriksaan pada pekan depan.

Ahmad Yani akan diperiksa sebagai saksi kasus demo anarkis penolakan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja pada 8 Oktober 2020 dengan tersangka Anton Permana.

“Rencananya AY mau dipanggil kembali,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono, Kamis (5/11/2020).

Sejauh ini belum disebutkan kapan hari dan tanggal pastinya pemanggilan terhadap mantan anggota DPR RI itu. Sebelumnya Ahmad Yani mau dimintai keterangan penyidik Bareskrim pada Selasa (3/11/2020) lalu.

Namun Ahmad Yani tidak memenuhi panggilan penyidik dengan tertentu. Malah dia mengim Tim Advokasi Lintas Organisasi Advokat Untuk Keadilan Demokrasi ke Bareskrim untuk mempertanyakan alasan atas pemanggilan dirinya.

Tim pengacara itu mengklarifikasi surat pemanggilan yang dinilai masih kurang jelas. “Tolong pak polisi diperbaiki panggilan itu, dia sebagai saksi, saksi apa belum jelas saksinya, kasus apa dan siapa tersangkanya, makanya kami datang ke sini,” kata Mayjen TNI (Purn) Syamsu Djalal salah seorang tim advokat Ahmad Yani yang diutus ke Bareskrim Mabes Polri.

Sebelumnya penyidik Bareskrim Polri sempat menunda pemeriksaan Ahmad Yani yang rencananya dilakukan pada Jumat (23/10/2020). Alasannya, penyidik belum membutuhkan keterangan dari Ahmad Yani.

Bahkan Ahmad Yani sendiri saat itu mengatakan, ada upaya dari penyidik Bareskrim Polri untuk melakukan penangkapan terhadap dirinya pada Senin (19/10/2020) lalu.

Dikatakan Ahmad Yani, ada sejumlah anggota tim penyidik Bareskrim Polri saat itu mendatangi kantornya di Jalan Matraman Raya, Jakarta Pusat. Bahkan penyidik itu sempat menunjukkan surat penangkapan, namun ditolak Ahmad Yani.

Akhirnya Ahmad Yani menyatakan ketersediaannya untuk memenuhi panggilan kepolisian untuk dimintai keterangan, namun kenyataannya dia tetap menolak hadir. (omi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *