oleh

Kapolri Berkomitmen Menjaga Muruah Institusi Polri dengan Terus Berbenah 

JAKARTA--Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan setiap keberhasilan anggota Polri akan mendapatkan reward. Sebaliknya anggota Polri yang melakukan pelanggaran akan mendapatkan hukuman sesuai aturan yang berlaku.

Selain itu, Kapolri juga berkomitmen menjaga muruah institusi Polri dengan terus berbenah. “Setiap pelanggaran yang dilakukan anggota Polri, Kapolri memberikan sanksi tegas sebagai bentuk bersih-bersih,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho, Kamis (13/2/2925).

Ketegasan Kapolri Sigit ini menurut Irjen Sandi menanggapi pertanyaan awak media terkait pelanggaran yang diduga dilakukan Kapolres Bireuen, Aceh AKBP Jatmiko yang dilaporkan atas sejumlah dugaan pemerasan.

Kepolisian tidak berusaha  menyembunyikan oknum yang mencederai muruah institusi guna menjaga transparansi Polri. “Kalau pun ditutup-tutupi juga masih memungkinkan, tetapi Bapak Kapolri memilih opsi menindak tegas anggota yang mekakukan pelanggaran dalam rangka memperbaiki bagi yang belum baik,” tegas Irjen Sandi.

Upaya berbenah yang dilakukan Kapolri untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Sebab, ada 460.000 personel kepolisian yang bekerja keras secara transparan, profesional yang mengharumkan nama institusi serta negara di kancah dunia.

Dikatakan Kadiv Humas Irjen Sandi, profesi apapun adalah pekerjaan mulia, termasuk profesi kepolisian. Harus dijaga agar tidak dinodai oleh oknum anggota yang mau menodai institusi kepolisian. “Tugas kami untuk bisa memuliakan profesi kepolisian dengan menindak tegas semua oknum terkait sesuai aturan berlaku,” tegas Sandi lagi.

Untuk diketahui, Kapolres Bireuen, Aceh AKBP Jatmiko baru-baru ini dilaporkan atas sejumlah dugaan pemerasan dan pungutan liar. Dalam laporan malah  disebutkan istrinya juga ikut serta dalam aksi tersebut.

Kadiv Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto menyatakan, informasi terkait dugaan penyelewengan Kapolres Bireuen masih dengan sumber anonim. Artinya, informasi tersebut belum terverifikasi kebenarannya sehingga diperlukan klarifikasi lebih lanjut.

Saat ini Polda Aceh sedang menginvestigasi secara menyeluruh terhadap laporan masyarakat atas dugaan pemerasan AKBP Jatmiko. Investigasi dilakukan objektif dan terbuka  serta dapat dipertanggungjawabkan.(Omi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *