oleh

Direktur Rusmin: Juru Timbang dan Reparatir Dukung Industri Terpadu Kabupaten Batang

-Nasional-145 views

POSKOTA.CO –  Direktur Metrologi Ditjen PKTN Kemendag, Rusmin Amin, mengapresiasi kerjasama pelatihan Juru Timbang dan Reparatir Alat-alat Ukur, Takar, Timbang, serta Perlengkapannya (UTTP) antara Kementerian Perdagangan dengan Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

“Sudah tepat itu karena Kabupaten Batang menuju kawasan industri terpadu, yang terkoneksi dengan daerah lain. Di sinilah dibutuhkan tenaga-tenaga UPPT, yang dilatih Kemendag,” ujar Direktur Rusmin Amin saat menghadiri pelatihan 30 calon tenaga UPPT Kabupaten Batang, yang dibuka Bupati Dr Wihaji SAg MPd, Selasa (24/11/2020).

Direktur Rusmin menjelaskan, peran metrologi menjadi penting untuk meningkatkan sektor industri sebagai bagian peningkatan kualitas dan kuantitas barang dan jasa. Pengukuran yang tepat, katanya, berdampak pada kepercayaan masyarakat juga bagi pelaku usaha dalam menciptakan daya saing produk-produk yang dihasilkan sektor industri.

Hal senada diungkap Bupati Wihaji. Katanya, pembentukan SDM UPPT menjadi target capaian memberikan nilai tambah guna menyokong daerahnya sebagai kawasan industri terpadu. Pelatihan diikuti pengelola pasar & non-ASN disiapkan ikut membangun perekonomian daerah.

“Kami berkomitmen membangun metrologi legal dalam rangka mewujudkan Kabupaten Batang sebagai Daerah Tertib Ukur dimana seluruh alat ukur yang digunakan sesuai dengan ketentuan menjadi salah satu sasaran yang dapat diwujudkan,” ujar Wihaji didampingi Kadisperindagkop UKM, Subiyanto SE MM.

MATERI DISESUAIKAN

Sementara Kapusbang Sumber Daya Kemetrologian, Sri Astuti, mengakui peserta pelatihan diikuti tenaga-tenaga pengelola pasar dan tenaga non-ASN yang diharapkan dapat mendukung kinerja Unit Metrologi Legal Kabupaten Batang.

Pelatihan yang diberikan membantu para peserta agar siap langsung terjun di lapangan. Materi disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan Kabupaten Batang, serta kurikulum yang lebih dititik beratkan pada praktikum. lanjut Sri Astuti.

Metrologi legal, sambungnya, tidak berdiri sendiri tetapi bersama-sama dengan standardisasi dan penilaian kesesuaian membangun infrastruktur mutu di daerah yang tentunya bisa memberi nilai tambah bagi perekonomian daerah.

Sementara Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kemendag, Veri Anggrijono, mengatakan pelatihan di Kabupaten Batang bagian dari pembentukan 1000 Juru Timbang dan Reparatir secara nasional dengan kickoff pelatihan 2 November 2020 di Kabupaten Purwakarta.

“Dengan jumlah pasar yang mencapai 15 ribu unit di seluruh Indonesia, apabila ditempatkan 1 orang juru timbang atau reparatir melalui pelatihan ini, tentunya akan membuka peluang usaha bidang jasa reparasi & tentu akan mendorong terciptanya pasar tertib ukur dimana timbangan akan terkontrol secara masif,” ujar Veri Anggrijono. Ia menyebut jumlah Pasar Tertib Ukur sebanyak 1.621 pasar.

Dirjen Veri menjelaskan instansinya akan terus mendukung upaya-upaya untuk memberikan perlindungan kepada konsumen agar cerdas & berdaya sekaligus menciptakan pelaku-pelaku usaha yang bertanggung jawab. (dk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *