oleh

Deklarasi Menteri Resmi Diadopsi 133 Negara dan Organisasi Internasional

NUSA DUA-Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bersama Menteri Lingkungan Hidup (LHK) Siti Nurbaya memimpin sesi Pertemuan Tingkat Menteri Hari Kedua World Water Forum ke-10, Selasa (21/5). Pertemuan Tingkat Menteri ini merupakan salah satu sesi di World Water Forum ke-10 yang diselenggarakan pada 18-25 Mei 2024 di Bali.

Pertemuan Tingkat Menteri ini menyepakati empat prioritas yang dideklarasikan di akhir sesi. Deklarasi Menteri ini disepakati oleh 106 negara dan 27 organisasi internasional.

Prioritas pertama Deklarasi Menteri yakni Indonesia mendorong ditetapkannya Hari Danau Dunia. “Membangun bendungan tidak gampang apalagi sekarang untuk pengadaan lahan, danau sebagai bendungan alami sifatnya itu pengkayaan air. Danau bisa mati, untuk itu harus kita jaga dengan memperpanjang umur danau, inilah guna peringat Hari Danau Dunia,” kata Menteri Basuki.

Prioritas kedua adalah pembentukan Center of Excellence untuk ketahanan air dan iklim. Dikatakan Menteri Basuki pembentukan Center of Excellence ini tidak hanya untuk Indonesia, tetapi juga negara-negara di Asia Pasifik.  Prioritas ketiga yakni mengarusutamakan isu pengelolaan sumber daya air secara terpadu pada pulau-pulau kecil. Selain, Pemerintah RI menerima usulan Republik Kongo terkait _blue economy_ untuk dibahas pada forum berikutnya.

“_Blue economy_ menawarkan kemungkinan reinvestasi pembangunan manusia dari sumber daya akuatik. Saya mengucapkan terima kasih pada Republik Kongo atas masukannya yang konstruktif,” ujar Menteri Basuki.

Di samping Deklarasi Menteri, capaian dari World Water Forum ke-10 lainnya adalah keberhasilan Indonesia menyusun 113 daftar proyek terkait air dari berbagai negara senilai 9,4 juta dolar Amerika. Di antaranya adalah proyek percepatan penyediaan air minum bagi 3 juta rumah tangga dan proyek pengelolaan air limbah domestik bagi 300 ribu rumah tangga yang bermanfaat bagi masyarakat di berbagai negara.

“Saya mengapresiasi partisipasi, kontribusi dan umpan balik yang telah memperkaya Deklarasi Menteri. Atas nama Pemerintah Indonesia saya ucapkan terima kasih kepada negara anggota untuk capaian kesepakatan bersama dengan topik-topik air minum, sanitasi, memperkuat sumber daya air dan kebijakan pengelolaan air,” tutup Menteri Basuki.

Turut hadir mendampingi Menteri Basuki Direktur Jenderal Sumber Daya Air Bob Arthur Lombogia, Staf Ahli Menteri Bidang Keterpaduan Pembangunan Maulidya Indah Junica, Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Investasi Dadang Rukmana dan Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Endra S. Amtawidjaja. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *