oleh

WBP Disabilitas Tunadaksa Dapat Hadiah Kaki Palsu dari Rutan Kelas 1 Cipinang

JAKARTA–Seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Cipinang bernama Asep Sopian tidak bisa menyembunyikan rasa haru dan bahagia. Dia mendapat hadiah yang sangat luar biasa dari Kepala Rutan Kelas I Cipinang, Sukarno Ali.

Asep warga binaan pemasyarakatan disabilitas tuna daksa yang kehilangan kakinya akibat kecelakaan, Rabu (17/1/2024) mendapat hadiah kaki palsu dari Karutan Sukarno Ali.

Pemberian hadiah yang cukup berharga bagi Asep, merupakan wujud keperdulian Sukarno Ali sesama manusia yang memiliki impian untuk mendapatkan kesempatan yang sama bekerja, bermain, sehat, bergerak dan berkarya.

Baginya, penyandang disabilitas adalah anggota masyarakat yang dapat berkontribusi bagi pribadi, keluarga dan masyarakat. Kepedulian terhadap kondisi warga binaan dari Sukarno Ali memang tidak perlu diragukan lagi.

Berbagai program telah diluncurkan untuk memberikan segala pelayanan yang dibutuhkan  seluruh warga binaan pemasyarakatan. Tidak terkecuali bagi warga binaan Asep Sopian yang disabilitas tuna daksa yang kehilangan kakinya akibat kecelakan.

Kepala Rutan Kelas I Cipinang, Sukarno Ali bersama dengan Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Alif Akbar Yusuf memberikan kaki palsu sebagai alat bantu berjalan untuk Asep Sopian. Pria itu adalah warga binaan disabilitas melalui Komunitas Kaki Palsu Cilengsi yang diketuai oleh Ronal Regen.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi warga binaan itu sendiri. Ke depan mampu untuk bergerak lebih banyak sehingga dapat berkarya bagi masyarakat di sekitarnya,” ujarnya

Asep Sopian menyampaikan rasa syukurnya dan mengaku kepercayaan dirinya meningkat. “Alhamdulillah saya menerima bantuan kaki palsu, bantuan ini sangat bermanfaat dan menambah kepercayaan diri saya untuk dapat beraktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Alif Akbar Yusuf menyampaikan  dengan adanya pemasangan kaki palsu ini diharapkan dapat menggantikan peran kaki yang hilang. Diharapkan nantinya Asep Sopian bisa melakukan aktifitas sehari-hari seperti layaknya orang normal.(Omi/ta)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *