oleh

Warga Aceh se-Jabodetabek Gelar Halalbihalal sambil Menikmati Kuliner Kuah Beulangong

JAKARTA-Sebanyak 10.000 lebih warga Aceh yang di Jabodetabek berkumpul melepas rindu dengan kerabat dan sanak saudara sambil menikmati kuliner tradisional kuah beulangong atau kari kambing khas masakan Aceh.

Kegiatan ini dikemas dalam acara Festival Kuah Beulangong 2024 sekaligus halalbihalal warga perantau asal Tanah Rencong di Jabodetabek. Acara ini juga terbuka bagi warga luar Aceh yang ingin mengenal tradisi, budaya dan kuliner Nanggro Aceh Darusalam. “Ini bagian dari warisan budaya Indonesia,” kata Ketua Panitia Iskandar Kasly dalam keterangannya di Jakarta, Kamis  (23/5/2024).

Festival kuliner dan halalbihalal 1445 Hijriah ini digelar Taman Iskandar Muda (TIM) sebagai induk organisasi paguyuban masyarakat Aceh di perantauan di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur pada Kamis (23/5/2024).

Halalbihalal turut diisi dengan kenduri 30 kuah beulangong, bazar aneka kuliner dan produk khas daearh Aceh. Dalam acara tersebut juga menampilan atraksi kesenian Aceh seperti zikir barzanji dan dalail khairat, tari ranup lampuan, tari ratoh jaroe, tari tarek pukat, tari guel Gayo, debus hingga musikalisasi puisi oleh seniman juga sastrawan nasional Fikar W Eda.

Kuah beulangong merupakan gulai daging sapi atau kambing dicampur buah nangka muda atau bisa diganti bahan lain seperti labu air, pisang muda dan lainnya. Nama kuah beulangong berasal dari kata belanga atau kuali besar sebagai wadah memasak gulai dengan bumbu rempah yang semakin memperkaya citarasa.

Sudah menjadi tradisi orang Aceh, biasanya proses memasak kuah beulangong dilakukan oleh kaum pria dan disajikan untuk hari-hari besar di Aceh. Contohnya maulid, hari raya, buka puasa, pesta perkawinan dan kenduri lainnya.

Namun kuliner kuah beulangong saat ini sudah bisa dapatkan dan dinikmati di warung-warung makan khas Aceh di Aceh bahkah sudah merambah ke Jabodetabek dan kota besar lainnya.

Acara juga dimeriahkan dengan aksi hiburan yang ditampilkan artis-artis Ibu Kota asal Aceh, Ozy Syahputra, Teuku Edwin ‘Super Bejo’, Adi KDI, Akhsin Zaidi alias Axin Zay X-Factor Indonesia, Cut Aja Rizka dan Wafa Zulfikar.

Dikatakan Iskandar, halalbihalal bertujuan sebagai ajang silaturahmi bagi warga Aceh di perantauan sekaligus untuk memuaskan rasa rindu akan tradisi, budaya dan pertunjukan kesenian Aceh.

Tercatat ada 30 kuah beulangong yang disajikan gratis di acara tersebut sumbangan dari TIM-TIM cabang di Jabodetabek. Selain itu ada 50 stand di bazar semuanya diisi oleh pegiat-pegiat UMKM asal Aceh yang buka usaha di Jakarta dan sekitarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat TIM, Muslim Armas mengatakan, halalbihalal momen silaturrahmi masyarakat Aceh serta tokoh-tokoh Aceh dari berbagai kalangan baik birokrat, politisi, pengusaha, akademisi dan lainnya.

“Tujuan utama dari silaturrahmi ini adalah untuk membangun Aceh. Aceh yang lebih maju dengan cara memberikan ide, masukan dan solusi antar tokoh-tokoh Aceh,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ketum PPTIM Muslim Armas menandatangani MoU dengan Raktor Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, Prof Marwan. Salah satu kesepahaman yang disepakati adalah membuka kampus Pasca-Sarjana USK di Jakarta.

Acara tersebut dihadiri Penjabat Gubernur Aceh, Bustami Hamzah beserta para tokoh seperti mantan Menteri BUMN Mustafa Abubakar, mantan Menpan RB Azwar Abhubakar, mantan Menag Fachrul Razi, mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, mantan Pj Gubernur Aceh Tarmizi Karim, Wadan Pusterad Mayjen Herianto Syahputra, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Teuku Riefky Harsya, anggota DPR RI Nasir Djamil dan lainnya.(Omi/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *