oleh

Swasta Hibahkan Tanah demi Poros Timur Tengah Menjawan Puncak Terurai

POSKOTA. CO – Pemerintah Kabupaten Bogor terus matangkan proses pekerjaan jalur Puncak 2 atau Poros Timur Tengah (PTT).
Pemkab Bogor berkeyakinan, jika PTT ini selesai dikerjakan, maka kemacetan yang kerap melanda kawasan wisata puncak, akan terurai.

Jalur PTT ini akan melewati Jonggol, Sukamakmur hingga Cipanas, Cianjur. Untuk terealisasinya program ini, Pemkab Bogor membutuhkan keterlibatan pihak swasta.

Sekda Kabupaten Bogor, Burhanudin bahkan berharap, pihak swasta membantu Pemerintah dalam pembukaan Jalan Poros Tengah-Timur tersebut. “Ke depan perlu keterlibatan pihak swasta dalam membantu Pemerintah pada proses pembukaan jalur Puncak 2 ini,” kata Burhanudin saat meninjau lokasi di Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor.

Burhanudin kepada wartawan menegaskan, keterlibatan PT Prolindo Hutama Karya, dengan menghibahkan lahan paling luas dan lebar, guna akses jalur PTT sangat diapresiasi.

Niat Pemkab Bogor dalam membuka jalur PTT lalu di respon Koperasi Bogoh Bumi Sunda (BBS). BBS berinisiatif menawarkan diri untuk ikut berkontribusi aktif membantu membuka Jalan Poros Tengah-Timur di Kecamatan Sukamakmur.

Iskandar, Ketua BBS mengatakan, pembukaan akses jalan ini melintasi 5 desa yaitu Desa Cibadak, Desa Sukamakmur, Desa Sukamulya, Desa Sirnajaya dan Desa Wargajaya. Jalur baru ini menghubungkan Kabupaten Bogor dengan Cipanas, Kabupaten Cianjur.

“Kami dari BBS ingin berkontribusi positif buat memajukan Kabupaten Bogor. Ini program yang sangat bagus. Apalagi ada pemilik lahan yang dengan sukarela menghibahkan tanahnya, agar program ini terealisasi. Saya pribadi ingin berkontribusi bagi pembangunan di Kabupaten Bogor,”kata Iskandar Senin (21/12/2020).

Bagi Iskandar, pembangunan jalur alternatif PTT itu secara faktual diperlukan, karena selain memecah kemacetan lalu lintas di kawasan Puncak yang kian parah akibat ruas jalan yang tidak lagi menampung volume kendaraan, juga akan tumbuh ekonomi baru di lintasan ini.

Iskandar, Ketua BBS ingin berkontribusi positif bagi kemajuan Kabupaten Bogor. (dokumen)

“Dengan dibukanya jalan itu, selain mempermudah akses masyarakat dan mengurai kemacetan, juga akan tumbuh ekonomi baru. Akan mendongkrak perekonomian warga pada kondisi pandemi covid-19 saat ini,” ujarnya.

“Koperasi BBS merasa perlu untuk secara nyata ikut bersama-sama dengan Pemkab Bogor dan Kodim Kabupaten Bogor, berkontribusi aktif guna mewujudkan program melanjutkan pembukaan jalan tersebut sampai perbatasan Cianjur, tanpa harus menggunakan anggaran negara,” tegasnya. (yopi)

 5 total views

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *