JAKARTA-Banyak warga Kelurahan Tegal Parang, Kecamatan Mampang Prapatan mengaku kehilangan sepeda motor. Ketua RW 07 Nurcholis bergerak cepat dengan membentuk Satgas Keamanan Lingkungan yang diambil dari masing-masing RT.
“Alhamdulillah….sejak dibentuk Satgas Keamanan Lingkungan belum ada lagi yang lapor kehilangan sepeda motor atau barang lainnya,” kata Ketua RW 07 Kelurahan Tegal Parang, Nurcholis, Senin (19/05/2025).
Menurut Nurcholis, keaman lingkungan yang dibentuknya terdiri dari 5 orang yang diambil dari kalangan warga. Agar mudah dikenali anggota satgas ini diberi seragam berupa rompi biru.
Meski jumlah total warga sebanyak 5 orang tetapi yang tiap hari keliling RW hanya 4 orang. Sedangkan yang satu orang diistirahatkan secara bergantian.
Para anggota Satgas Lingkungan ini diberi honor agar lebih bertanggungjawab terhadap tugas yang dilaksanakannya. Honor tersebut berasal dari iuran warga yang memberikannya secara suka rela.
Mereka bertugas sejak pukul 5 sore hingga pukul 5 pagi. Sebab rawannya pencurian terjadi pada waktu-waktu tersebut. Sore hari biasanya pencuri beraksi menjelang orang solat maghrib, dan pagi hari menjelang solat subuh.
Kendati telah ada Satgas Keamanan Lingkungan Nurcholis berharap warga tidak mengurangi kewaspadaan. Pasalnya dengan jumlah anggota satgas yang terbatas tersebut bisa saja para pencuri mengambil kesempatan lengahnya para anggota satgas.
“Keberadaan satgas kami kan sifatnya hanya membantu mengurangi risiko pencurian. Namun kewaspadaan warga tetap sangat dibutuhkan,” tutup Nurcholis.
Sementara itu Wakil Camat Mampang Prapatan Rafli Sofyan ketika dikonfirmasi membenarkan banyaknya laporan warga yang mengaku kehilangan sepeda motor. Oleh karena itu dia meminta para lurah serta ketua RT dan RW meningkatkan kewaspadaan di lingkungannya masing-masing.
“Memang saya mendapat laporan dari Pak Kapolsek bahwa akhir-akhir ini banyak laporang warga yang kehilangan sepeda motor. Untuk itu saya mengimbau agar warga meningkatkan kewaspadaan lingkungan,” ujarnya. (fs)







Komentar