JAKARTA – Prasetyo Edi Marsudi yang akrab disapa Om Pras atau Om P adalah sosok yang kaya pengalaman. Ia memahami berbagai persoalan besar Jakarta secara mendalam, termasuk akar masalah dan potensi solusinya. Karena itu, pengalamannya masih sangat dibutuhkan Jakarta, terutama dalam mendukung program Gubernur dan Wakil Gubernur Pramono Anung dan Wagub Rano Karno.
Gubernur Pramono Anung bahkan memberi kepercayaan kepada Om Pras. Pada awal Agustus 2025, Prasetyo Edi Marsudi resmi menerima amanah sebagai Ketua Dewan Pengawas Perumda Air Minum (PAM) Jaya, efektif sejak 4 Agustus 2025. “Kekuatan Pras dipadukan dengan Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin menjadi pasangan kuat memimpin BUMD bidang air perpipaan Jakarta,” kata Pengamat Kebijakan Publik Sugiyanto di Jakarta, Senin (2/2).
Dalam suatu pertemuan, kata Sugiyanto, Prasetyo memaparkan perkembangan transformasi PAM Jaya, khususnya penguatan tata kelola perusahaan serta peningkatan kualitas dan cakupan layanan air minum bagi warga Jakarta. Transformasi manajemen dan perbaikan pelayanan menjadi fokus utama yang dilaporkan langsung kepada Gubernur. Pramono juga memberikan arahan agar kebijakan dan strategi PAM Jaya selaras dengan visi pembangunan DKI Jakarta serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.
Kolaborasi strategis antara Dewan Pengawas yang diketuai Prasetyo dan kepemimpinan eksekutif Arief Nasrudin menunjukkan perubahan signifikan dalam kualitas pelayanan air minum perpipaan di Jakarta. Sinergi ini semakin kuat dengan kehadiran Marullah Matali, mantan Sekretaris Daerah DKI Jakarta yang kini menjadi anggota Dewan Pengawas. Pengalaman birokrasi Marullah turut memperkuat arah kebijakan perusahaan.
“Bagi saya, Prasetyo Edi Marsudi dan Marullah Matali, atau Bang Marullah, bukan sekadar teman atau rekan, melainkan sudah seperti abang sendiri. Tiga sosok luar biasa yakni Om Pras, Arief, dan Marullah bagaikan trisula maut yang mampu menghadapi tantangan. Om P adalah mentor dan guru politik saya, sedangkan Marullah merupakan guru birokrasi sekaligus panutan spiritual bagi saya,” papar Sugiyanto.
Singkatnya, baik Ketua Dewan Pengawas PAM Jaya Prasetyo maupun Anggota Dewan Pengawas Marullah adalah sosok yang kaya pengalaman di bidangnya masing-masing dan sangat saya hormati. “Keduanya mampu memberikan dampak kinerja positif bagi PAM Jaya beserta berbagai program dan target besarnya,” tandas Sugiyanto.
Dalam konteks tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menginginkan PAM Jaya mencapai 100 persen pelayanan air bersih bagi masyarakat pada 2029. Melihat kolaborasi Prasetyo Edi Marsudi dan Arief Nasrudin yang diperkuat oleh Marullah Matali, target tersebut kian nyata dan berpeluang besar terwujud. Hal ini bukan sekadar harapan atau imajinasi, melainkan didasarkan pada fakta dan capaian yang nyata. (jo)







Komentar