POSKOTA.CO – Puluhan pendemo tolak UU Cipta Kerja yang membutuhkan bantuan medis di Jalan Kwitang Raya, Jakarta Pusat mendapat pertolongan dari Tim Ambulans PMI DKI Jakarta Posko. Mereka itu sebagian besar pendemo yang dilayani akibat terpapar gas air mata.
“Data sementara yang dirangkum ada sebanyak 60 pendemo yang kita tangani di Posko Jalan Kwitang Raya, jumlahnya semakin meningkat. Mereka rata-rata butuh perawatan karena terpapar gas air mata,” ungkap Kepala Bidang Pelayanan Markas PMI DKI Jakarta Herman, Kamis (8/10/2020).
Menurutnya, pendemo yang sebagian besar berstatus mahasiswa ini mengalami sesak napas, dan ada juga yang menderita akibat penyakit bawaan. Oleh tim medis yang sudah ditugaskan PMI itu, mereka langsung dilayani.
“Bagi yang luka ringan langsung ditangani di tempat, sementara yang membutuhkan perawatan medis kita langsung evakuasi ke rumah sakit terdekat,” ujar Herman.
“Sejauh ini, pendemo yang ditangani sudah semakin membaik, dan ada juga yang diarahkan untuk segera pulang ke rumah masing-masing untuk memulihkan kondisi diri,” tambahnya.
Saat ini tim ambulans dari PMI akan siaga hingga situasi kembali kondusif, untuk menambah tenaga dibantu oleh sejumlah pegawai markas yang masih ada.
Sementara dari informasi yang dihimpun, disampaikan Herman, penanganan serupa juga dilakukan oleh tim ambulans PMI wilayah di tujuh titik konsentrasi ambulans PMI.
“Tim ambulans dari PMI lima wilayah kota juga menangani pendemo yang membutuhkan perawatan medis,” pungkasnya. (wandhy)









Komentar