oleh

Pemprov DKI Terus Berupaya Kendalikan Pandemi Covid-19

POSKOTA.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi Covid-19.
Seiring dengan menerapkan 3T, vaksinasi Covid-19 juga digalakkan pada sejumlah kelompok prioritas. Kendati demikian, masih dibutuhkan peran serta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Mengingat, vaksinasi Covid-19 saat ini hanya mengurangi dampak keterpaparan, masih terdapat kemungkinan tertular dan menularkan Covid-19 jika longgar terhadap protokol kesehatan dalam keseharian. Hal ini terlihat dari kasus positif yang masih fluktuatif dan kini mengalami kenaikan. Butuh kerja bersama untuk memutus rantai penularan ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 12.093 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 9.317 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 485 positif dan 8.832 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes antigen hari ini sebanyak 7.496 orang dites, dengan hasil 80 positif dan 7.416 negatif.

Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu. “Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 85.554 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 534.895 per sejuta penduduk,” terangnya, pada Senin (23/8/2021).

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 266 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 8.265 (orang yang masih dirawat/ isolasi). Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 846.416 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR. Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 824.958 dengan tingkat kesembuhan 97,5 persen, dan total 13.193 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,2 persen.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 6,4 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 14,9 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen. Sementara itu, proses vaksinasi juga masih terus berlangsung. Untuk vaksinasi program, total dosis 1 saat ini sebanyak 9.363.908 orang (104,7 persen), dengan jumlah yang divaksin dosis 1 hari ini sebanyak 12.815 orang. Sedangkan, total dosis 2 kini mencapai 4.879.571 orang (54,6 persen), dengan jumlah yang divaksin dosis 2 hari ini sebanyak 34.300 orang. Perlu diketahui, terdapat penyesuaian data target vaksinasi di DKI Jakarta yang totalnya menjadi 8.941.211 orang.

Lebih lanjut, capaian vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 78,4 persen dan untuk dosis 2 sebanyak 38,5 persen. Sedangkan warga usia 18-59 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 110,9 persen dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 54,4 persen. Sedangkan, pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan sebanyak 85,6% dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 73 persen. Sementara vaksinasi gotong royong, untuk dosis 1 telah diberikan kepada 191.184 orang dan dosis 2 sebanyak 148.317 orang. (miv)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *