oleh

Pemprov DKI Jakarta Lagi-Lagi Membiarkan Kawasan Ikon Bersejarah Semrawut

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diminta jangan diam saja terhadap kawasan pertokoan Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat (Jakpus) yang semakin hari semakin semrawut dan berantakan.

Lantaran ditemukan kendaraan roda empat atau mobil yang seenak maunya memarkir persis di depan pertokoan Pasar Baru, Minggu (3/3/2024) sore. “Iya memang banyak parkir mobil di depan pertokoan Pasar Baru. Padahal itu akses pejalan kaki yang berubah fungsi jadi tempat parkir,” keluh Pandi, Minggu (3/3/2024) sore.

Tak hanya itu, kata Pandi, lapak-lapak pedagang di kawasan ini juga bikin kumuh dan semrawut. “Seperti tidak ada pemerintah, dari dulu Pasar Baru dibiarkan berantakan begitu,” sindirnya.

Menanggapi hal tersebut, Lembaga Musyawarah Kelurahan Pasar Baru Mul Suparman menegaskan, pemerintah berupaya menata kawasan Pasar Baru yang merupakan ikon bersejarah. “Jangan sampai tidak disentuh karena kawasan pasar baru merupakan ikon bersejarah yang membutuhkan sentuhan penataan kawasan,” tandasnya.

Pantauan di lapangan, fasilitas umum (fasum) di kawasan pusat perbelanjaan pertokoan Pasar Baru terlihat banyak yang rusak seperti, jalan dan pendestrian. Akibat banyak kendaraan roda empat dan roda dua yang memarkir di daerah terlarang (plang leter merah) tepatnya di Jalan Samanhudi Pasar Atom, Pasar Baru, Sawah Besar bergentayangan tukang parkir berseragam di lokasi ini.

“Lapak parkir itu juga sudah bertahun-tahun bertengger di lokasi area terlarang. Coba saja itu lihat lapak parkir kendaraan roda empat dan roda dua. Mirisnya lagi, petugas perhubungan Jakpus pura-pura tutup mata dan telinga,” keluh Maman (42), warga Sawah Besar.

Lembaga Pemantau Penyimpangan Aparatur Daerah (LP2AD) mengaku miris ketika mendengar dan melihat kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta yang kian hari semakin kedodoran. “Dikerahkan petugas Dishub di masing-masing kecamatan juga sama saja kinerjanya menurun. Makanya banyak lapak parkir liar menjamur di Jalan Samanhudi Pasar Baru,” ungkap Ketua LP2AD Victor Irianto Napitupulu.

Sebelumnya, Kepala Suku Dinas Pethubungan (Kasudishub) Jakpus Wildan Anwar mengaku, petugas perhubungan rutin melakukan penertiban di lokasi. “Petugas rutin melakukan penertiban di lokasi tersebut,” singkatnya, melalui telepon. (*/van)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *