POSKOTA.CO – Lokasi Pedagang Kaki Lima (PKL), Jalan Laksana Raya, Kartini, Sawah Besar, Jakarta Pusat (Jakpus) tak kunjung dibangun. Lantaran hal itu, puluhan pedagang ini berencana menyampaikan keluhannya atau mengadukan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta.
Pasalnya, selain lokasi meraka berdagang tak kunjung dibangun Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat, para pedagang tidak bisa berjualan karena tempat mereka rata dengan tanah. “Para pedagang, Jalan Laksana Raya, Kartini, tidak bisa berjualan kurang lebih empat bulan tidak jualan tapi lokasi dagang ini akan dibangun Pemkot Jakpus, tapi omong doang (Omdo),” keluh salah satu pedagang, didampingi LMK RW 06 Sumaryadi, Jumat (16/6/2023).
Ketua RW 06, Kartini H. Kusyanto mengatakan, puluhan pedagang, Jalan Laksana Raya rencananya akan mengadu ke DPRD DKI untuk menyampaikan keluhannya karena lokasi tempat mereka belum dibangun Pemkot Jakpus. “Pedagang tidak bisa jualan karena tempat berdagang sudah rata dengan tanah. Rencananya pedagang mau menemui Ketua DPRD DKI Jakarta untuk mengadukan keluhannya,” ucapnya, Jumat (16/6/2023).

Menurutnya lantaran proses pedagang Loksem ditingkat kota Jakpus sangat lamban, sehingga lokasi tempat pedagang tidak dibangun-bangun. “Kenapa lamban begitu sehingga mengundang tanda tanya. Kalau memang harus ada retribusi untuk Loksem PKL berapa nominalnya,” ungkap Kusyanto yang juga salah satu pengusaha proferti.
Ditempat terpisah, menurut sumber staf Satuan Pelaksana (Satpel) Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Kecamatan Sawah Besar menerangkan, untuk PkL, Jalan Laksana Raya Kartini adalah usulan penambahan pada Loksem PKL.
“Jumlah Loksem JP di Kecamatan Sawah Besar ada 11 Loksem. Sedangkan PkL, Jalan Laksana Raya Kartini merupakan usulan penambahan. Saat ini proses ditingkat Wali Kota Jakpus,” ujar Budi.
Sementara itu, di lokasi tersebut pihak Kelurahan Kartini sedang melakukan penataan kawasan unggulan tepatnya di Jalan Laksana Raya meliputi perbaikan saluran air, penghijauan tanaman, mural dan penataan PKL yang saat ini belum dibangun. (van)







Komentar