JAKARTA – Iringan suara merdu takbir berkumandang di halaman kantor Walikota Jakarta Pusat, Jalan Tanah Abang I, Gambir. Alunan takbir dan pukulan bedug dibawakan oleh 16 grup peserta kecamatan terbaik se- Jakpus yang unjuk kebolehan pada Festival Bedug Tingkat Kota Jakpus tahun 2024 yang digelar Sudin Kebudayaan Jakpus selama dua hari (19-20).
Sebagai Juara I dimenangkan Kelurahan Kemayoran dengan hadiah uang pembinaan sebesar Rp 12.500.000, trofi, dan sertifikat. Kemudian disusul, Juara II Kelurahan Galur mendapat hadiah uang pembinaan sebesar Rp 10.000.000, trofi dan sertifikat. Lalu, Juara III Kelurahan Rawasari mendapat uang pembinaan sebesar Rp 8.500.000, trofi, dan sertifikat.
Kegiatan festival bedug ditutup Wakil Wali Kota Jakpus Chaidir pada Rabu (20/3) malam. Di sela-sela menutup kegiatan ini dia mengatakan, karena Wali Kota Jakpus berhalangan untuk menutup kegiatan festival bedug, maka dia yang mewakilinya. “Saya yang menggantikan Pak Dhany untuk menutup acara festival bedug ini,” ujar Chaidir.
Sebelumnya, festival bedug tersebut dibuka Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma. Orang pertama di lingkungan Pemkot Jakpus menerangkan bahwa, Jakarta sebentar lagi menjadi kota global dengan budaya lokal. Salah satu yang berkembang di masyarakat yaitu bedug. “Karena bedug merupakan salah satu budaya lokal yang berkembang di masyarakat Jakarta dan bedug merupakan budaya Islam di Indonesia,” katanya. Dia berharap, penyelenggaraan festival bedug dapat menjaga kelestarian dan memperteguh karakter wilayah Jakpus yang menjadi ciri khas budaya Islam.
Menanggapi kegiatan festival bedug, tokoh masyarakat Ferry Iswan megatakan, kegiatan lomba bedug merupakan kegiatan rutin tahunan yang telah menjadi tradisi di DKI Jakarta. Namun demikian, kata Ferry kegiatan ini terlihat sekadar ritual tahunan saja di saat bulan Ramadan atau kurang punya gema terkait situasi saat ini.
“Kegiatan festival bedug ini terkesan seremonial semata, padahal kehadiran tokoh-tokoh lintas agama dalam acara seperti ini sangat strategis untuk mengukuhkan kota Jakpus yang sangat toleran, selain sukses dan telah berhasil pada pemilu 2024 dengan tanpa isu keagamaan,” imbuhnya. (rel/jo)







Komentar