oleh

Fortadik Salurkan Donasi #MerdekaBerbagi ke Siswa Terkendala PJJ 

-Komunitas-53 views

POSKOTA.CO-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengapresiasi program donasi #MerdekaBerbagi yang dijalankan oleh Forum Wartawan Pendidikan dan Kebudayaan (Fortadik).

“Ini merupakan bentuk solidaritas dalam membantu peserta didik yang kesulitan menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ), akibat ketiadaan sarana gawai,” kata Kepala Biro Kerjasama dan Hubungan Masyarakat Kemdikbud, Evy Mulyani.

Menurut Evy, pihaknya menyampaikan apresiasi kepada Fortadik yang dalam masa pandemi ini hadir berkontribusi bagi dunia pendidikan. Salah satunya dengan donasi gawai bagi pelajar yang menghadapi tantangan sarana PJJ.

Kepala Biro Kerjasama dan Hubungan Masyarakat Kemdikbud, Evy Mulyani

Donasi ponsel, tablet, dan laptop disalurkan kepada para siswa yang terkendala PJJ. Penyaluran donasi melalui Gerakan #MerdekaBerbagi ini menyasar siswa yang tersebar di Jabodetabek, Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Koordinator Fortadik, Syarif Oebaydillah mengatakan, dalam Gerakan #MerdekaBerbagi ini para rekan pewarta berhasil mengumpulkan 14 unit ponsel, lima tablet, dan satu laptop.

Seluruhnya, lanjut Oebay, berasal dari donasi yang dikumpulkan dari lingkungan pejabat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), serta sumbangan dari pihak swasta.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur, yang telah membantu menyukseskan kegiatan #MerdekaBerbagi. Semoga sedikit bantuan ini bisa bermanfaat bagi para siswa untuk menjalankan PJJ selama pandemi Covid-19,” kata Oebay.

Hal senada disampaikan Koordinator Gerakan #MerdekaBerbagi, Ahmad Mutiul Alim. Dia menyampaikan sumbangan tidak hanya diberikan kepada siswa secara individu, melainkan pula kepada panti asuhan yang terkendala PJJ karena minim fasilitas.

“Untuk ponsel, kami memang khususkan kepada siswa. Tapi untuk tablet dan laptop kami serahkan kepada panti asuhan, sengajar agar bisa dimanfaatkan secara kolektif,” terang Muti.

Salah seorang penerima bantuan, Putra, mengaku bersyukur mendapatkan ponsel melalui Gerakan #MerdekaBerbagi. Putra yang merupakan seorang anak dari seorang buruh cuci, mengatakan selama ini hanya mengandalkan ponsel ibunya yang tidak memadai untuk pembelajaran daring.

“Alhamdulillah saya bisa pakai ponsel ini untuk belajar dari rumah. Terima kasih kakak-kakak Fortadik,” ujar Putra. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *