oleh

Polres Cirebon Kota Ciduk Empat Anggota Geng Motor Pengeroyok Tukang Gorengan

POSKOTA.CO – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Cirebon Kota hari ini berhasil mengamankan keempat anggota geng motor GBR di Kota Cirebon usai melakukan penganiayaan terhadap penjual gorengan di depan BAT Kota Cirebon,
Selasa (2/3/2021).

Aksi brutal dan biadab yang kerap dilakukan berandalan bermotor GBR yang terjadi pada Minggu (28/2/2021) di Kota Cirebon langsung direspons dan ditindak tegas oleh Polres Cirebon Kota.

Sedikitnya empat anggota geng motor GBR pelaku penganiayaan kini meringkuk di sel tahanan Mapolres Cirebon Kota guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Keempat anggota geng motor tersebut masing-masing HS (21) warga Desa Wanakaya Gunung Jati, LV (22) warga Desa Wanakaya Gunung Jati, HS (19) warga Desa Mundu Mesigit Kecamatan Mundu, ME (18) warga Dusun Cantilan Desa Japura Kidul, Kecamatan Astana Japura.

Dalam konferensi pers yang dipimpin langsung Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Emawan di Mapolres, keempatnya diperlihatkan pada Selasa (2/3/2021).

Dalam giat tersebut, juga hadir Danyon Pelopor Satbrimob Polda Jabar AKBP M Andri dan Dandim 0614/Kota Cirebon Letkol Infantri Heri Indrianto.

Dalam keterangannya, Kapolres Cirebon Kota mengatakan, keempat anggota geng motor tersebut ditangkap karena bersama-sama dan dengan sengaja melakukan penganiayaan kekerasan dan pengeroyokan kepada orang lain di muka umum.

Peristiwa penganiayaan yang terjadi di depan Gedung BAT Kota Cirebon, Kecamatan Lemah Wungkuk, sekitar pukul 14.30 WIB pada Minggu (28/2/2021) tersebut dengan korban atas nama Hendri Kurniawan (29) penjual gorengan Warga Jalan Yos Sudarso Kota Cirebon.

Menurut Kapolres Cirebon Kota, awal kejadian saat itu Minggu (28/2/2021) gerombolan berandalan geng motor GBR tengah melakukan konvoi dalam memperingati HUT-nya yang ketiga dengan jumlah sekitar 100 orang tanpa memakai helm dan melanggar protokol kesehatan, membawa dan mengibarkan bendera (bukan merah putih) yang bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Kemudian salah satu warga (penjual gorengan-red) yang melihat keramaian tersebut memotret dan memvideo dengan telrpon selulernya. Melihat kejadian tersebut pelaku (geng motor) tidak terima dan secara spontanitas melakukan pengeroyokan dengan memukul dan menendang korban hingga korban mengalami luka-luka yang cukup serius.

“Kami imbau kepada masyarakat Kota Cirebon dan sekitarnya agar jangan pernah takut untuk melaporkan jika melihat kembali kejadian serupa kepada ke kepolisian, kami akan tindak tegas siapa saja yang melanggar hukum dan merugikan serta mengancam keselamatan orang lain,” ujar Imron. (why)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *