oleh

Pengurus PSI Datangi Polres Bogor, Minta Usut Tuntas Kasus Pembegalan Kadernya

POSKOTA.CO – Kefas Hervin Devananda (48), warga Bumi Kencana Permai, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor dibacok sekelompok kawanan geng motor. Hasil perawatan medis, terdapat sembilan luka terbuka sabetan senjata tajam di badan dan tangan korban.

Peristiwa yang membuat trauma sangat berat bagi korban yang merupakan pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini berlangsung di Jalan Ciangsana, Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, atau tepatnya di dekat Cluster Garuda.

Dalam keterangannya kepada wartawan POSKOTA.CO, Selasa (14/3/2023), korban bercerita, sekitar 10 motor mengikutinya saat melintas. Dua motor di samping kiri, dua lagi di kanan, dan ada lagi motor yang menghadangnya dari depan.

Dalam posisi dipepet, ia lalu dibacok pelaku sebelah kiri dengan celurit. Luka di tangan dan punggung belum dirasakan. Dirinya baru ambruk ke aspal setelah dipukul satu pelaku di bagian lehernya.

“Hebatnya para pelaku, saat motor saya masih saya pacu di jalan untuk menghindar, mereka bisa cabut kunci motor. Saat saya jatuh, motor Honda Beat warna biru hitam dibawa kabur para pelaku yang memutar arah ke Bekasi,” kata Kefas.

Kefas mengaku, ia baru merasa dirinya terluka akibat senjata tajam saat berada di kantor polisi. Ia merasa pakaian dan jaketnya basah. “Saat saya buka jaket dan baju, baru saya sadar, saya terluka akibat kena celurit. Saya lalu dibawa polisi ke Puskesmas Gunung Putri. Ditangani dokter, baru saya pingsan,” tuturnya.

Kefas menuturkan, kejadian Sabtu (11/3/2023) dinihari, sekitar pukul 01.00 WIB, yang dialami saat dirinya dalam perjalanan pulang dari Jatiasih, Bekasi menuju ke rumahnya di Kota Bogor.

Sementara terkait dengan peristiwa ini, sejumlah pengurus PSI dari Dewan Pimpinan Wilayah Jawa Barat dan pusat hari ini, Selasa (14/3/2023), mendatangi Mapolres Bogor.

Nampak dalam pertemuan dengan Kasat Reskrim Polres Bogor, Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso. Pimpinan PSI meminta polisi segera mengusut dan menindak begal yang merampas sepeda motor dan melukai kader yang juga Wakil Ketua Bappilu PSI Jawa Barat itu.

“Kami serahkan ke polisi untuk mengusut kejadian ini. Bro Kevas sudah membaik kondisinya,” kata Ketua DPW PSI Jawa Barat Marshall Chandra, usai diterima Kasat Reskrim di ruangannya, Selasa (14/3/2023) siang.

“Berharap pembegalan ini diakhiri dengan menangkap para pelaku agar masyarakat merasa tenang,” tambah Marshall.

Sementara Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso kepada wartawan sesaat keluar dari ruangan Kasat Reskrim, mengatakan, ulah geng motor masih sering terjadi, bahkan hingga menyebabkan salah satu pelajar SMK di Kota Bogor harus kehilangan nyawanya.

“Beruntung Bro Kefas masih hidup walau dia mendapat sembilan luka tusukan di tangan dan badan. Pihak kepolisian sudah memiliki cara untuk mengatasinya agar tidak ada lagi jatuh korban. Kami serahkan ke polisi,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Yohanes Redhoi Sigiro mengatakan, kasus begal motor yang dialami korban pada Sabtu (11/3/2023) dinihari, sekitar pukul 01.00, kini dalam penyidikan.

Kepolisian sudah ke lokasi kejadian dan melakukan olah TKP. Beberapa orang juga sudah dimintai keterangan sebagai saksi. “Kasusnya sedang berproses. Setelah kejadian, korban melapor ke Polsek Gunung Putri. Seorang petugas turut mengantarnya ke puskesmas,” ujar AKP Sigiro. (*/yopi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *