POSKOTA.CO – Kepala Kepolisian resor (Kapolres) Bondowoso AKBP Erick Frendriz, mengungkapkan, pihaknya telah menerjunkan tim khusus gabungan dari berbagai fungsi di kepolisian guna melakukan penyelidikan secara intensif, kasus pembunuhan keji yang terjadi belum lama ini.
Dalam upaya mencari keberadaan bagian kepala, polisi mendatangkan anjing pelacak (K9) untuk mencari dimana kepala korban. Selain itu, polisi juga telah mendatangkan tim Inafis Polda Jatim.
Pantauan di lapangan, anjing pelacak yang didatangkan langsung dari Polres Banyuwangi langsung diturunkan ke TKP. Dengan dibantu pawangnya, hewan yang tampak sudah terlatih itu langsung mengendus-endus lokasi.
Dimulai dari tempat awal ditemukannya mayat, anjing pelacak itu sempat berputar-putar sebentar. Lalu mengendus beberapa objek, lantas menyusur pematang sawah. Sambil terus mengendus, si anjing terus bergerak menyusuri jalanan setapak yang ada area persawahan tersebut. Sementara sang pawang terus mengikutinya.
Mayat ditemukan di pematang sawah tak jauh dari jalan desa di Desa Tangsil Wetan, Wonosari, Bondowoso. Saat ditemukan mayat tanpa identitas tersebut dalam kondisi tertelungkup tanpa busana. Identitas mayat laki-laki tanpa kepala dengan leher terpenggal hingga kini belum diketahui. Apalagi kepala korban juga belum ditemukan.
Polisi pun melakukan berbagai cara untuk mengungkapnya. Salah satunya mengerahkan anjing pelacak untuk mendeteksi keberadaan kepala korban. (**)







Komentar