oleh

Tinjau SD yang Roboh di Gunungkidul, Menko PMK Minta Bangunan Sekolah sesuai Standar Keamanan

POSKOTA.CO – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta semua sekolah menerapkan standar dalam pembangunan gedung. Hal itu disampaikannya usai mengecek SD Muhammadiyah Bogor, Playen, Gunungkidul, DI Yogyakarta yang atap ruang kelasnya roboh dan menewaskan satu murid.

“Pembangunan gedung tolong harus betul-betul melibatkan tim ahlinya. Jangan membangun sendiri (tidak melibatkan ahli), harus betul-betul sesuai standar bangunan,” kata Muhadjir di SD Muhammadiyah Bogor, Playen, Gunungkidul, dalam keterangan tertulis yang diterima POSKOTA.CO, Selasa (15/11/2022).

Muhadjir menyatakan belasungkawa atas kejadian menyedihkan itu, dan mengharapkan kejadian serupa bisa dicegah melalui perencanaan yang sesuai standar.

Ia melanjutkan, acuan standar dalam pembangunan sekolah bertujuan untuk keamanan. Seperti halnya jika bangunan sekolah berada di daerah rawan gempa maka harus mengacu standar bangunan tahan gempa. “Seperti di wilayah gempa, kan sudah ditetapkan standar bangunan khusus gempa,” ujarnya.

Terlepas dari hal itu, Muhadjir memastikan pembangunan atap SD Muhammadiyah Bogor, Playen segera dilakukan. Ia menyebut, Kemensos RI hingga Pemkab Gunungkidul bakal ikut andil dalam perbaikan konstruksi atap SD tersebut. “Saya sudah minta untuk segera diperbaiki. Tadi ada bantuan dari Bu Mensos memberikan santunan kepada para korban, dan akan dibantu juga untuk biaya pemulihan atapnya oleh Pak Bupati (Gunungkidul) nanti diambilkan dari APBD,” ucapnya.

Menurutnya, keberadaan SD sangatlah penting untuk membentuk sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Apalagi, jika anak-anak cerdas berdampak pada majunya masyarakat di wilayah tersebut. “Karena ini (SD) kan untuk mencerdaskan anak-anak Gunungkidul, kalau sekolah maju masyarakatnya kan maju juga,” kata Muhadjir.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Sunaryanta menyebut, pihaknya siap membantu perbaikan SD tersebut. Bahkan, pagi tadi sudah dilakukan trauma healing bagi ratusan murid di Balai Kalurahan Playen. “Itu pasti, kami akan bantu untuk perbaikan kerusakannya,” tutupnya. (*/miv)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *