JAKARTA – Kepolisian Daerah (Polda) Riau kembali melaksanakan kegiatan patroli dialogis di toko-toko perhiasan yang ada di Pekanbaru, Selasa (30/1/2024). Patroli ini dilaksanakan sebagai upaya ‘cooling system’ untuk menciptakan suasana yang kondusif, aman dan tertib menjelang Pemilu 2024 yang menghitung hari.
“Subditkamsel Ditlantas Polda Riau hari ini melaksanakan patroli dialogis di toko-toko perhiasan di Sukaramai Trade Center, Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru. Kami mengajak para pemilik toko dan pengunjung yang ada untuk menghindari hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban,” kata Dirlantas Polda Riau Kombes Taufiq Lukman Nurhidayat, dikutip dari siaran pers Humas Polri, Selasa (30/1/2024).
Masyarakat, lanjut Kombes Taugiq, jangan mudah terpengaruh info hoaks, selalu saring informasi sebelum di sebarluaskan dan turut serta menyukseskan Pemilu 2024. “Patroli dialogis dilaksanakan untuk menciptakan suasana yang kondusif, aman dan tertib menjelang Pemilu 2024,” ujarnya.
Sementara itu, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau Kompol Refina menambahkan, kegiatan ‘cooling system’ ini penting dilaksanakan. Tujuannya, saling bekerja sama dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat demi menjaga dan mencegah segala potensi gangguan kamtibmas. “Hari ini kami membagikan brosur yang berisikan imbauan untuk ikut menyukseskan Pemilu Damai 2024 yang berkeselamatan, aman dan damai,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Kompol Refina, pihaknya juga memberikan pemahaman kepada para pemilik toko perhiasan dan pengunjung Sukaramai Trade Center bahwa setiap warga berhak untuk dipilih dan memilih dalam pemilu. Pilihan boleh berbeda, namun perbedaan pilihan tidak seharusnya menjadi pemicu perpecahan di tengah masyarakat. “Mari kita bersama-sama menjaga kerukunan dan tetap menjalin hubungan baik, terlepas dari perbedaan pandangan politik yang mungkin kita miliki,” tambahnya.
Masyarakat diimbau agar dalam pemilu nanti tidak menjadikan perpecahan hanya karena beda pandangan politik. Semua pihak diminta bijak dalam menggunakan media sosial, tidak mudah terpengaruh hoaks serta tak lupa untuk selalu berhati-hati saat berkendara, menaati aturan lalu lintas demi keamanan dan kenyamanan bersama. (*/omi)







Komentar