oleh

Suami Ngarit Rumput, Istri Malah Dirumput Pacar Lama

Kata para peselingkuh, ‘rumput’ di rumah tetangga lebih segar dibanding’rumput’ di rumah sendiri. Tetapi bagi Maman, kalimat tersebut terasa sesak di hati ketika dia mendengarnya. Betapa tidak, ketika dia sedang sibuk mencari rumput untuk umpan kambingnya, ‘ rumput’ istrinya di rumah justeru sedang dilalap ‘kambing kepala hitam’ yang tak lain adalah Jarwo, mantan kekasihnya.

Antara Jarwo dan istri Maman, Sri, beberapa tahun lalu pernah berpacaran alias memadu kasih. Namun lantaran tidak berjodoh, cinta Jarwo terhadap gadis Desa Kabuaran, Kecamatan Kunir, Lumajang.mbacokan suami sah di Lumajang, Jawa Timur tersebut harus kandas tanpa sampai ke pelaminan.

Beberapa tahun kemudian ketika Jarwo dan Sri bertemu , rupanya mereka masih sama-sama menyimpan asmara. Hingga kemudian mereka kembali melanjutkan CLBK (cinta lama belum kelar).

Bukan cuma Jarwo yang tak peduli kalau Sri telah bersuami, Sri sendiri juga ‘cuek bebek’ dengan statusnya sebagai istri sah Maman. Maka keduanya bertekad untuk melanjutkan kembali cinta lama mereka yang belum kelar.

Cuma kan tahu sendiri, urusan cinta di tangan orang yang sudah berumur, pastinya akan selalu diwarnai dengan adegan ranjang. Jarwo (42) dan Sri (35) pun demikian adanya. Setelah melakukan kompromi dan lobi-lobi kayak politikus, keduanya sepakat untuk beradegan ranjang guna menuntaskan segala kerinduan yang lama terpendam.

Sesuai waktu yang sudah disepakati, ketika Maman sedang ngarit rumput, Jarwo menyelinap masuk kamar Sri . Tanpa menunggu lama, keduanya langsung siap-siap action dengan sama berplontos ria tanpa busana.

Waktu boleh diatur, strategi boleh sudah disiapkan. Namun malang bagi Jarwo, belum sempat ‘ rumput’ Sri dilalapnya, Maman keburu pulang dan menemukan Jarwo dan Sri sedang tergolek manja tanpa busana. Tak ayal lagi, clurit yang baru saja dipakai untuk ngarit rumput, secara spontan disabetkan ke tubuh Jarwo. Jarwo terkapar, sementara Maman kemudian ditangkap polisi.

Ternyata cinta lama bikin kisruh. Kalau disingkat, ya tetap CLBK. (agus suzana).
Catatan redaksi: demi menjaga privasi, nama-nama pelaku sengaja disamarkan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *