KUNINGAN – Seorang wanita ASN pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, YY (inisial), belakangan ini diterpa isu miring. Kabarnya, kedekatan yang bersangkutan dengan salah seorang pria, telah memantik isu dugaan asmara ‘terlarang’ di antara keduanya.
Ketika dikonfirmasi POSKOTAONLINE.COM di ruangan kerjanya, Rabu (20/5/2026), mengenai kabar itu, YY (inisial) menjelaskan, jika kabar itu tidak benar dan berbau fitnah.
Menurut bidan paruh baya ini, apa yang menjadi isu di luaran terhadap dirinya, arahnya sudah bisa ditebak.
“Ini ada dugaan untuk mencemarkan nama baik karena hal seperti itu jelas tidak pernah terjadi,” terangnya.
YY mengungkapkan, hubungan dirinya dengan pria yang dituduhkan tersebut, hanya sebatas pembantuan dalam upaya mengurus permohonan pinjaman dirinya kepada salah satu bank.
“Kami kenal dan berkomunikasi dengan yang bersangkutan untuk memfasilitasi proses pengajuan pinjaman ke bank, sebab awalnya dia dikenal biasa membantu mengurus proses pengajuan pinjaman,” ucapnya.
Dia tidak membantah, beberapa kali pernah terjadi pertemuan dengan pria yang dituduhkan. Semua berjalan ketika itu dalam konteks pengurusan proses ajuan pinjaman. “Pada saat proses pengajuan pinjaman itulah sempat beberapa kali bertemu dengan yang bersangkutan,” terangnya mengakui.
Ditambahkan YY, setelah proses pengajuan pinjaman tak kunjung berhasil difasilitasi pria tersebut, dia kemudian berupaya ingin menarik kembali uang operasional yang sudah diberikan terhadap yang bersangkutan selama mengurusi pengajuan pinjaman dimaksud. “Agar uang yang waktu itu dikeluarkan bisa ditarik lagi dari yang bersangkutan, saya harus memainkan drama tetap bisa dekat berkomunikasi,” jelasnya.
Dirinya memaklumi, jika peristiwa tersebut bisa mengundang pihak lain merasa cemburu atau memiliki sakwa sangka tidak baik. Kedekatan dirinya dengan pria dimaksud dianggap dalam hubungan pribadi. “Bagi saya sendiri tentu tidak menjadi masalah karena status sudah resmi (janda-red) bercerai dengan suami sejak 2018 dan akta cerainya juga ada,”terangnya.
Sebelum mengakhiri pembicaraan, YY menegaskan, jika kabar (perselingkuhan-red) tersebut tidak pernah ada dan terjadi. “Saya menjaga komitmen dan integritas sebagai seorang ASN, terlebih lagi saya pernah meraih beberapa prestasi dari lomba penilaian, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi,” pungkasnya. (*/cep)







Komentar