oleh

RW Tangguh Pejagalan Diapresiasi, Pengungsi Diimbau Patuhi Prokes

POSKOTA.CO – Simulasi bencana yang dilakukan oleh RW Tangguh RW 05 Pejagalan mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Jakarta Utara. Bahkan dalam simulasi ini, Pemkot juga memastikan Rukun Warga (RW) Tangguh menaati protokol kesehatan dengan tujuan menghindari terjadinya lonjakan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di tengah bencana banjir yang melanda.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim saat menyaksikan simulasi menghadapi bencana banjir. Kondisi bencana banjir jangan sampai menimbulkan bencana lainnya yakni lonjakan warga yang terinfeksi Covid-19.

“Dalam mengungsi, warga wajib mematuhi protokol kesehatan (prokes) baik saat di pengungsian maupun proses evakuasi benar-benar dijalankan sesuai aturan. Saat ini masa pandemi Covid-19, jangan sampai dalam kondisi bencana banjir menimbulkan justru bencana berikutnya yaitu makin meningkatnya tingkat positif Covid-19 pada masyarakat maupun petugas,” kata Ali, usai menyaksikan Simulasi RW Tangguh Bencana Banjir RW 015 Kelurahan Pejagalan, Selasa (1/12/2020).

Selain itu, untuk menghindari kerumunan, dipastikannya posko pengungsian diperbanyak sesuai jumlah asumsi pengungsi. Pembatasan antarkeluarga dalam pengungsian pun diatur sehingga tidak terjadi kerumunan yang dapat menimbulkan penyebaran Covid-19.

“Tenda pengungsian kita simulasi tadi dengan adanya jaga jarak per keluarga dengan skat. Pengungsian kita perbanyak. Satu sampai dua lokasi pengungsian asumsinya sesuai dengan jumlah pengungsi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Jakarta Utara Yudi Dimyati memastikan seluruh pengungsi hingga petugas wajib menjalani skrining dengan tes cepat massal (rapid test).

“Jika nanti ada yang terkonfirmasi Covid-19, maka petugas akan memisahkan posko pengungsian warga tersebut dan mengevakuasinya ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat,” terangnya. (wandhy)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *