JAKARTA – Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya menyampaikan klarifikasi atas peristiwa kebocoran air yang terjadi di Jalan Jatiwaringin, Pondok Gede, Bekasi, tepatnya di area proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Buaran Hilir pada Selasa (17/6). Kebocoran terjadi saat dilakukan uji coba hidrostatik pipa, namun terjadi kebocoran pada salah satu valve (katup) sehingga air menyembur ke udara dan menggenangi jalanan.
Air yang menyembur setinggi 10 meter tersebut cukup deras sehingga menyebabkan jalanan tergenang beberapa saat dan lalu lintas di sekitar lokasi menjadi tersendat sementara. PAM Jaya langsung gerak cepat melakukan penanganan tersebut hingga pukul 14.30, sehingga semua berhasil diatasi dengan baik. “Dalam kejadian ini tidak menimbulkan kerugian material bagi dan tidak ada korban yang terdampak akibat kejadian tersebut,” kata Direktur Teknis PAM Jaya Akhmad Santika.
“Kejadian ini menjadi pengingat penting untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan setiap tahap pekerjaan. Kami telah melakukan penanganan dengan cepat dan menjadikannya sebagai evaluasi bersama untuk perbaikan berkelanjutan”, ujar Direktur Teknik, Akhmad Santika.
Sebagai tindak lanjut, PAM Jaya telah mengganti jenis sambungan valve, menambah pengamanan di lokasi pekerjaan, menempatkan petugas pengatur lalu lintas, dan menyediakan akses naik turun di sekitar area pekerjaan. Semua ini dilakukan demi kenyamanan warga dan kelancaran proyek.
Manajemen PAM Jaya menyampaikan mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. “Perlu kami informasikan bahwa kondisi saat ini sudah aman dan jalanan sudah tidak tergenang lagi. Namun demikian, kami tetap mengimbau para pengendara untuk tetap berhati-hati saat melintas di area tersebut, termasuk seluruh area proyek PAM Jaya lainnya,” imbau Akhmad. Masyarakat agar mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan K3 Proyek serta arahan petugas lalu lintas di masing-masing area proyek. (jo)







Komentar