oleh

Lingkungan Hidup Gandeng Formapel Kampanyekan Program Kupilah

POSKOTA.CO – Program Kurangi, Pilah dan Olah (Kupilah) sampah di wilayah Kecamatan Kemayoran mulai digelorakan Forum Masyarakat Peduli Lingkungan (Formapel) berkolaborasi dengan Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Lingkungan Hidup (LH) Kecamatan Kemayoran.

Pasalnya, dua kelurahan antara RW 02 Kebon Kosong dan RW 09, 010 Utan Panjang menjadi role model dalam mengurangi volume sampah.

“Pengurus RT/RW setempat diminta agar menegur warganya untuk tertib buang sampah dan mulailah melakukan program Kurangi, Pilah dan Olah (Kupilah) dari rumah-rumah warga,” ungkap Joko Sarjono, Formapel Kecamatan Kemayoran, Minggu (20/6/2021).

Menurutnya, karena petugas Satpel LH setempat sudah membantu dengan system pengangkutan sampah Jali-jali. Rencananya pengangkutannya akan terjadwal, maka dari itu dibutuhkan sinergitas dan kolaborasi bersama.

“Sudah sepantasnya kita semua menjaga lingkungan dengan pengelolaan sampah melalui Bank Sampah dengan menggelorakan Gerakan Sadar Sampah dengan KUPILAH (kurangi, Pilah, Olah) dari sumber rumah tangga. Maka proyeksi timbunan sampah dapat berkurang sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) nomor: 77 tahun 2020,” imbuhnya.

Joko menambahkan, seperti kata hiasan bumi kita adalah rumah kita, tempat kita melepas senyum, senyum bahagia, bahkan bumi bisa menjadi neraka, tempat kita meratap panjang karena perubahan iklim akibat keseimbangan alam yang tak seimbang. “Jangan pernah meragukan sekelompok kecil orang yang peduli dan berkomitmen, dapat mengubah dunia hanya dengan pekerjaan pilah sampah, sebenarnya merekalah nanti yang bisa mengubah dunia, dari pekerjaan pilah sampah serta menjaga lingkungan,” paparnya.

Sementara itu, Kasatpel LH Kecamatan Kemayoran, H. M. Yamin membenarkan, bahwa pihaknya berkolaborasi dengan Formapel dalam mensosialisasikan Pergub nomor: 77 tahun 2020 tentang pengelolaan sampah pada lingkup RW, baru di dua kelurahan antara Kebon Kosong dan Utan Panjang.

Lanjut Yamin menambahkan, untuk strategi yang menyangkut permasalahan lingkungan seperti, limbah B3, limbah Electronik, pengolahan limbah cair sebelum dibuang ke saluran dan limbah infeksius masker bekas jarum suntik dan lain-lain.

“Untuk mengantisipasinya sangat dibutuhkan gerakan sadar sampah untuk warga Jakarta dengan slogan kupilah dengan pilih sampahnya dan olah sampahnya. Selain itu, pembuatan tenda dan banner imbauan agar masyarakat membuang sampah sesuai waktu dan tempat yang sudah ditetapkan dan disepakati bersamaan,” pungkasnya sambil mengatakan, sinergitas seluruh komponen masyarakat dan pemerintah untuk peduli menjaga kebersihan lingkungan karena masalah sampah menjadi tanggung jawab bersama. (van/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *