BOGOR – Ajang kompetisi lari sambil bernavigasi, MUBLOC VI 2026 World Ranking Event, sukses digelar dan memecahkan rekor antusiasme pada 17-18 Oktober 2026.
Acara berskala internasional yang diselenggarakan oleh Makopala Universitas Budi Luhur ini berhasil menyedot perhatian 115 peserta yang datang dari delapan negara berbeda, termasuk Prancis, Inggris, dan Indonesia.
Kesuksesan event bergengsi ini tak lepas dari dukungan penuh Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti (YPBLC) yang terus berkomitmen memajukan kegiatan positif dan inovatif mahasiswa di kancah global.
MUBLOC atau Makopala Universitas Budi Luhur Orienteering Championship adalah kompetisi orienteering prestisius yang memadukan ketangkasan fisik, presisi membaca peta, dan pesona alam terbuka.
Tahun ini, kejuaraan tersebut diadakan di dua titik lokasi yang menantang, yakni area hijau Kebun Raya Cibodas di Bogor untuk hari pertama, dan area Kampus Universitas Budi Luhur di Jakarta Selatan pada hari kedua.
Dukungan dari YPBLC menjadi penyokong utama kelancaran acara yang mempertemukan para pelari dari berbagai belahan dunia ini.

Melihat antusiasme luar biasa dari para peserta lintas negara, Ketua Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Julian Bongsoikrama, B.A., M.Sc., menyampaikan kebanggaannya.
“YPBLC sangat bangga dan akan selalu mendukung penuh inisiatif Makopala Budi Luhur dalam menyelenggarakan acara keren seperti MUBLOC ini. Event bertaraf internasional ini bukan cuma ajang unjuk gigi di bidang olahraga, tapi juga wadah yang sangat pas untuk melatih karakter tangguh dan nilai-nilai cerdas berbudi luhur bagi generasi muda kita,” tegas Julian, dalam keterangannya yang didapat POSKOTAONLINE.COM, Minggu (25/10/2026).
Selain pimpinan yayasan, keberhasilan acara ini juga dirasakan langsung oleh panitia penyelenggara yang telah bekerja keras mempersiapkan rute dan regulasi standar internasional.
Ketua Pelaksana MUBLOC VI, Siti Aisyah, mengungkapkan harapannya usai seluruh rangkaian acara rampung dengan lancar. “Saya harap event ini menjadi event yang diingat oleh seluruh peserta dan kontributor sebagai event yang berkesan positif dan baik,” ucap Siti Aisyah.
Ke depannya, ajang inovatif ini diharapkan terus konsisten menjadi magnet bagi para penggiat orienteering dari seluruh dunia. (*/aga)







Komentar