oleh

Kurangi Ketergantungan Gadget melalui Olahraga, Lanud Halim Perdanakusuma Gelar ‘Brave Little Riders Pushbike Race’

​JAKARTA – Di bawah langit Jakarta Timur yang cerah, tepatnya di Marshalling Area Lanud Halim Perdanakusuma, suasana militer yang biasanya kaku mendadak cair dan hangat pada Sabtu (20/06/2026). Kawasan tersebut dipadati oleh sekitar 300 atlet cilik dari berbagai daerah yang datang membawa sepeda tanpa pedal mereka.

​Bukan untuk sekadar bermain, kehadiran para pembalap balita ini adalah untuk unjuk gigi dalam ajang balap sepeda bertajuk ‘Brave Little Riders Pushbike Race’.

​Ajang ini merupakan inisiasi langsung dari Dinas Teritorial (Dister) Lanud Halim Perdanakusuma. Di balik riuhnya putaran roda sepeda mini, acara ini membawa misi besar yang menyentuh hati para orang tua, sebuah kampanye gerakan ‘Satu Hari tanpa Gadget’.

​TNI Angkatan Udara melihat adanya ancaman nyata dari ketergantungan gawai pada anak usia dini. Melalui pendekatan olahraga kemasyarakatan yang kompetitif sekaligus menyenangkan ini, anak-anak ditantang untuk kembali ke kodratnya — bergerak fisik, bersosialisasi, dan merasakan sensasi jatuh-bangun di dunia nyata.

​“Melalui aktivitas fisik yang kompetitif namun tetap menyenangkan ini, diharapkan anak-anak usia dini dapat mengurangi ketergantungan dan paparan berlebihan terhadap penggunaan gawai,” tandas Kepala Dinas Teritorial (Kadister) Lanud Halim Perdanakusuma Kolonel Pom Nanda Ruselfi, M.Tr. (Han) didampingi jajaran staf dan panitia, dalam keterangan yang didapat media ini, Minggu (21/6/2026)

​​Acara yang dihadiri langsung oleh Kadister beserta jajaran staf dan panitia ini berlangsung maraton dari pagi hingga malam hari. Antusiasme luar biasa terlihat dari pembagian kategori usia yang sangat variatif, mulai dari kelas paling menggemaskan yaitu Race 2024 Mix (anak usia 2 tahun), hingga kelas paling bergengsi, Race Top Class Boys & Girls.

​Bagi Lanud Halim Perdanakusuma, memfasilitasi ratusan atlet cilik ini bukan sekadar menyediakan tempat. Langkah strategis ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Dister dalam rangka Pembinaan Ketahanan Wilayah (Tahwil) dan Komunikasi Sosial (Komsos).

​Melalui ajang ini, TNI AU membuktikan bahwa pangkalan udara tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas pertahanan negara yang kokoh, tetapi juga menjadi ruang terbuka hijau yang edukatif, membumi, dan mendukung penuh pembinaan potensi generasi penerus bangsa yang tangguh dan berjiwa nasionalis. (*/aga)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *