JAKARTA – Kegiatan donor darah yang diinisiasi Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Khusus Jakarta (DKJ) di bulan Ramadan berlangsung sukses. Hajatan kemanusiaan yang digelar selama empat hari tersebut, berhasil memperoleh 3.000-an kantong darah, sehingga jauh melampaui target yang ditetapkan 2.000-an.
Ketua PMI Jakarta Rustam Effendi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung suksesnya kegiatan bertajuk ‘Donor Darah dan Sembako Gratis’. “Meskipun di tengah bulan Ramadan namun masyarakat tetap sangat antusias menyumbangkan darahnya,” kata Rustam saat menyambut kehadiran Wakil Ketua PMI Pusat Komjen (Purn) Nanan Sukarna dab Walikota Jakarta Pusat Arifin di lokasi kegiatan yang dilaksanakan di gedung Museum Koleksi area Taman Ismail Marzuki (TIM) Jl Cikini Raya, Menteng, Sabtu (22/3) malam.
Kegiatan donor darah tersebut, kata Rustam, merupakan kegiatan rutin dalam upaya memenuhi kebutuhan darah untuk warga Jakarta. “Kebutuhan darah di Jakarta tiap hari berkisar antara 1.000 dan 1.200 kantong. Untuk itu, PMI Jakarta beserta seluruh jajaran di Ibukota rutin melakukan kegiatan donor darah dengan melibatkan masyarakat,” jelas mantan Walikota Jakarta Barat dan Jakarta Utara yang akrab dipanggil Ruseff. Pada acara ini panitia juga memberikan piagam penghargaan kepada sejumlah pendonor setia.
Adapun kegiatan akbar yang digelar di TIM berlangsung selama empat hari dari tanggal 19 hingga 22 Maret 2025. “Awalnya, kami targetkan sebanyak 2.000 kantong darah, tapi alhamdulillah, ternyata animo masyarakat begitu besar untuk menyumbangkan darahnya. Hingga malam ini, mereka masih berduyun-duyun ke sini, sehingga sampai hari terakhir jumlahnya tembus menjadi 3.000-an kantong darah,” papar Ruseff sambil menambahkan warga yang melakukan donor darah mendapatkan paket sembako yang disiapkan panitia. “Kami ucapkan terima kasih kepada para mitra yang membantu pemberian paket sembako,” tuntasnya.
Wakil Ketua PMI Pusat Nanan Sukarna mengapresiasi kinerja PMI Jakarta yang begitu serius melaksanakan kegiatan itu sehingga sukses. “Saya mewakili Ketum PMI Pusat Bapak Jusuf Kalla yang berhalangan hadir. Beliau memberikan apresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada jajaran PMI Jakarta beserta masyarakat yang antusias menyumbangkan darahnya untuk kemanusiaan,” kata Nanan, mantan Wakapolri.
Sedangkan Walikota Jakarta Pusat Arifin juga memiliki peran penting di balik suksesnya hajatan tersebut. Pasalnya, Pemkot Jakpus merupakan salah satu instansi yang banyak mengerahkan personel untuk menyumbangkan darahnya. “Kami mengerahkan ribuan personel yang mana sebagian besar petugas PPSU untuk turut berdonor darah di sini. Kegiatan kemanusiaan ini harus didukung. Setetes darah bisa menyelamatkan nyawa orang lain. Alhamdulillah mereka dengan suka rela bersedia menyumbangkan darah,” ujar Arifin.
Haryono, salah warga yang turut berpartisipasi menyumbangkan darah mengaku susah belasan kali berdonor. “Setiap tiga bulan sekali saya melakukan donor darah. Hal itu membuat badan saya jadi lebih segar karena di dalam tubuh rutin terjadi pergantian darah baru. Apalagi pada kegiatan kali ini dapat hadiah paket sembako, saya jadi makin semangat,” ungkap warga Johar Baru, Jakarta Pusat. (jo)







Komentar