JAKARTA – Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta Teguh Setyabudi mengunjungi posko pengungsian warga korban kebakaran di SDN 09 Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran pada, Rabu (11/12/2024).
Orang nomor satu di Balai Kota ini datang untuk memastikan dan melihat langsung kondisi warga korban kebakaran di tiga posko pengungsian yang didirikan di sekitar lokasi kebakaran di antaranya, SDN 09, Masjid Al Ikhsan, dan Lapangan Yusuf Hamka.
Teguh mengatakan, pihaknya menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa warga RT 002-009 / RW 05 Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2025) siang kemarin.
“Diduga kebakaran bermula dari salah satu rumah warga yang mengalami korsleting listrik sehingga mengakibatkan 200 rumah ludes terbakar. Perangkat di jajaran Pemprov sudah berusaha dan bergerak cepat untuk memastikan penanganan dan pelayanan terbaik kepada warga korban kebakaran,” ungkap Teguh.
Lanjut Teguh menambahkan, untuk penanganan di lapangan dilakukan secara berkoordinasi melibatkan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) dan lembaga terkait. Tiga posko pengungsian sudah didirikan di sekitar lokasi kebakaran di antaranya, SDN 09, Masjid Al Ikhsan, dan Lapangan Yusuf Hamka. “Posko kesehatan juga telah didirikan dengan dukungan tim medis, AGD Puskesmas termasuk dari Palang Merah Indonesia (PMI),” ujar Teguh.
Berbagai bantuan juga telah disalurkan di antaranya, penyediaan makanan siap saji sebanyak tiga kali sehari, perlengkapan kebutuhan dasar bagi korban kebakaran. “Kami juga memastikan kebutuhan pendidikan anak-anak yang terdampak termasuk seragam dan perlengkapan sekolah, alat kebersihan dan kebutuhan lainnya disesuaikan kebutuhan,” katanya.
Selain itu, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI juga telah membuka posko layanan untuk membantu mengurus pergantian berbagai dokumen kependudukan di antaranya KTP, Kartu Keluarga (KK) akta, dan berbagai catatan sipil lainnya yang turut terbakar. “Pemprov berkomitmen untuk berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warga korban kebakaran di Kebon Kosong,” pungkasnya.
Untuk diketahui sekitar 200 rumah warga di RT 002 – 009/RW 05 Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat hangus terbakar, Selasa (10/12) siang kemarin. Kebakaran diduga korsleting arus pendek listrik yang mengakibatkan sebanyak 600 Kepala Keluarga (KK) atau 1.800 jiwa kehilangan tempat tinggal yang mana lahannya merupakan milik Pusat Pengelola Komplek Kemayoran (PPKK) Sekneg RI. (van/jo)







Komentar