POSKOTA.CO-Tim judo Indonesia hanya mampu membawa pulang 1 medali emas, 5 perunggu dari ajang SEA Games ke-32 Kamboja yang ditutup Rabu (17/5) malam. Medali emas semata wayang itu dipersembahkan judoka asal Bali Dewa Kadek Rama yang tampil di kelas 66 kg putra.
Hasil ini tentunya cukup menghawatirkan di tengah ketatnya persaingan judo di kawasan Asia Tenggara.Pada SEA Games sebelumnya di Vietnam, judo Indonesia masih bisa membawa pulang 3 medali emas.Jebolnya prestasi judo Indonesia di SEA Games Kamboja ini membuat miris Ketua Satu Pengprov PJSI Bali, Nengah Sudiartha.
Menurut Nengah, judo Indonesia kini dalam kondisi menghawatirkan, sudah lampu merah dan membutuhkan perhatian lebih serius dari pengurus pusat PJSI.”Dengan hasil buruk ini tentunya diperlukan evaluasi menyeluruh dan terbuka. PJSI perlu menerima masukan dan saran dari semua pihak, jangan alergi terhadap kritikan sejauh untuk kemajuan judo Indonesia lebih baik ke depan,”kata Nengah.
Selama ini, lanjut Nengah, saran dan masukan dari pihak luar jangan dimaknai berseberangan apalagi bermusuhan dengan pengurus. “Evaluasi menyeluruh yang dimaksud adalah penilaian objektif pemanggilan atlet, indikatornya harus jelas, begitu juga halnya dengan penentuan pelatih, harus berdasarkan track record, bukan ditentukan semata-mata hanya berdasarkan pada mantan atlet pelatnas, memiliki lisensi tapi juga teruji dengan menghasilkan atlet berprestasi, mampu mengaplikasikan program yang telah disusun,”tambahnya. (Bu)







Komentar