oleh

Jaring Silaturahmi dengan Media, GGF Gelar Buka Puasa Bersama

POSKOTA.CO-Great Giant Foods (GGF) menggelar acara silaturahmi dan buka puasa bersama dengan rekan media massa nasional di Abunawas Restaurant, Jakarta, Sabtu (8/4).

Turut hadir pada kesempatan tersebut Direktur Corporate Affairs GGF Welly Soegiono didampingi oleh Direktur PT Great Giant Livestock (PT GGL) Josep Lay beserta beberapa jajaran Manajemen GGF dan PT GGL serta beberapa perwakilan customer dari PT GGL. Selain acara ramah ramah dan diteruskan dengan buka bersama, dalam kesempatan ini GGF juga memaparkan pencapaian dan target perusahaan di tahun 2023 ini.

“GGF melalui salah satu anak usahanya PT Great Giant Pineapple (PT GGP) dalam operasionalnya sudah mengadopsi teknologi terkini untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas di setiap proses pengolahan nanas seperti precision agriculture dengan penggunaan drone dan serta pemakaian aplikasi e-grower untuk program kemitraan dengan petani di beberapa lokasi di Indonesia,” kata Direktur Corporate Affairs GGF Welly Soegiono.

Menurut Welly, perusahaannya juga telah menjalankan sistem traceability yang baik, karena seluruh proses (penanaman, harvesting, processing) dikelola secara terintegrasi. Pengolahan nanas di perusahaan sudah terintegrasi antara kebun dan pabrik termasuk pabrik yang memproduksi kaleng kemasannya. Dengan demikian, nanas dari kebun bisa langsung diproses di cannery factory dalam kondisi segar.

Direktur PT Great Giant Livestock (PT GGL) Josep Lay.

Sementara itu Direktur PT Great Giant Livestock (PT GGL) Josep Lay mengatakan “Sebagai salah perusahaan penggemukan dan pembibitan sapi yang terintegrasi penuh dengan siklus produksi berkelanjutan untuk sumber pakan hingga pemanfaatan limbah, PT GGL yang beroperasi di Lampung Tengah. dan Lampung Timur memiliki area feedlot yang terintegrasi dengan perkebunan nanas PT GGP seluas 32000 Ha, dengan kapasitas feedlot PT GGL sebanyak 120 ribu PT GGL telah beroperasi selama 36 tahun dengan mempekerjakan tenaga profesional sebanyak kurang lebih 600 pekerja.” ujar Josep.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444H PT GGL siap memasok kebutuhan 10.000 ekor sapi. Puluhan ribu sapi ini akan disebar di wilayah Jabodetabek dan Sumatera. Adapun dengan digelarnya buka bersama ini diharapkan, silaturahmi antara manajemen GGF dengan rekan rekan media tetap terus terjaga kedepannya.

Tentang Great Giant Foods

Great Giant Foods (GGF) adalah salah satu brand identity dari anak usaha Gunung Sewu Group yang berfokus pada lini bisnis pertanian dan manufaktur yang terintegrasi vertikal dalam menanam, memproduksi, mendistribusikan buah-buahan segar, buah olahan, jus, susu segar, tepung tapioka, enzim bromelain, dan hewan ternak.

Masing-masing unit bisnis GGF telah dibentuk dengan prinsip pertanian terintegrasi berkelanjutan atau sering disebut dengan Intergrated Farming System  yang menerapkan tiga prinsip utama ekonomi circular: Minimize Waste, Maintain the Products and Material Used, dan Regeneration of Natural System. Model bisnis GGF mengedepankan pemanfaatan circular product untuk dapat dimanfaatkan kembali menjadi Value Added Product yang dapat bermanfaat baik secara bisnis maupun lingkungan.

Tentang PT Great Giant Pineapple

Didirikan pada tahun 1979, PT Great Giant Pineapple (GGP) adalah perusahaan swasta penghasil nanas kaleng dan perkebunan yang terintegrasi terbesar di dunia dengan kualitas terbaik. Dengan memiliki lahan perkebunan yang luas, perusahaan saat ini mengekspor lebih dari 15.000 kontainer nanas kalengan setiap tahun ke lebih dari 60 negara di dunia, dengan pangsa pasar 25%.

Pada tahun 1992, GGP melebarkan sayapnya ke pasar buah segar. Selain nanas kaleng, selai nanas, kubus nanas dalam cangkir, dan konsentrat jus nanas, PT Great Giant Pineapple juga memproduksi cocktail buah kaleng.

Tentang PT Great Giant Livestock

PT Great Giant Livestock (PT GGL) didirikan pada tahun 1990, secara bertahap menjadi salah satu tempat penggemukan sapi terbesar di Indonesia dan kemudian menjadi pelopor peternakan sapi perah dataran rendah tropis pertama di Indonesia, untuk menghasilkan produksi daging sapi dan susu segar berkualitas tinggi. PT GGL memperhitungkan prinsip-prinsip siklus produksi peternakan berkelanjutan yang terintegrasi dengan perkebunan nanas secara keseluruhan. Dari memanfaatkan olahan limbah kulit nanas dan produk sampingan tapioka untuk kemudian diolah sebagai campuran pakan ternak, serta pemanfaatan pengelolaan manajemen kotoran ternak yang dihasilkan menjadi pupuk untuk dimanfaatkan kembali ke lahan area perkebunan. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *