POSKOTA. CO – Forkopimda Kota Bogor bersama penyelenggara pemilu dan partai politik peserta pemilu 2024 sepakat damai.
Deklarasi guna menciptakan dan menjaga pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) yang kondusif saat pemilu berlangsung ini di aula Polresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor.
Walikota Bogor, Bima Arya atas inisiatif Kapolresta Bogor Kota, berharap, melalui kegiatan ini ia mengajak semua untuk menyamakan frekuensi dan mindset serta jangan mudah terpengaruh isu-isu yang beredar.
Selain itu dirinya juga mengajak untuk mencontoh dan meneladani apa yang dilakukan para pimpinan di tingkat pusat dalam menjaga persahabatan dan silaturahmi. “Mari kita identifikasi hal-hal apa saja yang berpotensi membuat konflik atau mengganggu harkamtibmas di wilayah Kota Bogor,” kata Bima Arya.
Bima Arya juga menekankan pada pemutakhiran data, anggaran hingga kesepakatan aturan main, baik formal maupun informal. “Ruangan publik dipersilahkan untuk digunakan oleh warga dengan catatan ada pengawasan dari Bawaslu Kota Bogor,” ujar Bima Rabu (8/3/2023).
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso menyampaikan, kegiatan silaturahmi ini sebagai wujud ikhtiar bersama bahu membahu menjaga harkamtibmas di wilayah Kota Bogor.
Bersama TNI dan semua pihak terkait, Polri siap mengamankan tahapan penyelenggaraan pemilu 2024.
“Polri bersama TNI serta pihak lainnya akan bekerja secara profesional. Dukungan semua sangat dibutuhkan agar keamanan dan kondusifitas tetap terjaga. Tahapan pemilu sudah mulai dengan pemutakhiran data, mari kita saling mengawasi dan mengingatkan demi kebaikan bersama,” kata Kombes Bismo.
Dandim 0606 Kota Bogor, Kolonel Inf Ali Akhwan menilai, kegiatan silaturahmi menjadi bagian dari persiapan menciptakan dan menjaga ketertiban, keamanan, kenyamanan dan kelancaran tahapan pemilu, mulai dari sebelum, selama dan sesudah pelaksanaan pemilu.
Dia juga mengajak untuk bersama-sama berperan aktif mengamankan dan mencegah, khususnya dalam pelaksanaan kontestasi dilapangan, mencegah black campaign, money politic, upaya adu domba, informasi hoaks maupun yang lainnya.
Selain perwakilan partai politik dan tokoh masyarakat, juga dihadiri perwakilan Denpom III/1 Bogor, Lanud Atang Sendjaja, Resimen 2 Brimob Pasukan Pelopor Kedung Halang dan Batalyon Infanteri 315/Garuda atau Yonif 315/Garuda. (yopi)







Komentar