oleh

Festival Bang Jaim Digelar 2 Hari, Stand Kuliner dan Pengunjung Sepi

POSKOTA.CO – Festival Kebon Sirih, Sabang, Jaksa dan Wahid Hasyim yang disingkat Kebon Bang Jaim atau di kenal dengan Festival Jalan Jaksa, Kebon Sirih, Menteng hari ini di gelar, Jumat (12/8/2022) sore berlangsung dua hari Jumat-Minggu (12-14) Agustus 2022, bertemakan ‘Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat’.

Kegiatan festival kebon bang jaim di gelar kembali ini juga dalam rangka mengaktulisasikan HUT Kemerdekaan RI ke 77 yang di buka Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Pusat, Iqbal Akbarudin.

Saat tiba di lokasi acara Festival Bang Jaim, Iqbal Akbarudin yang mengenakan pakaian sadariah dengan celana hitam dibalut selendang merah berkopiah hitam memakai kacamata ini disambut dengan atraksi palang pintu.

Kepada Wartawan Iqbal Akbarudin mengungkapkan, kegiatan festival bang jaim ini merupakan inisiasi dari Suku Dinas (Sudin) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Jakarta Pusat yang berkolaborasi dengan Karang Taruna (Katar) ini bertujuan untuk membangkitkan perekomian karena setelah 2 tahun sebelumnya dilanda wabah Corona.

“Rangkaian kegiatan festival bang jaim ini juga dalam rangka mengaktulisasikan HUT Kemerdekaan RI ke 77 yang bertemakan Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat,” ungkap Iqbal didampingi Asisten Ekbang Ferizan Bakwan Ginting, Kabag PKLH Martua Sitorus, Kabag Perrkonomian, Camat Menteng Suprayogie dan Lurah Kebon Sirih Samsul Ma’arief sambil berjalan kaki melihat-lihat keunikan stand kuliner pada acara festival bang jaim hingga menuju lokasi panggung utama.

“Sesuai dengan tema Pemkot Jakpus berharap Sudin Parekraf Jakarta Pusat bisa berkolaborasi untuk menghidupkan dan mengerakan kembali potensi di kawasan Kebon Bang Jaim. Seluruh potensi yang ada harus digerakan dan semua pihak kolabolator-kolaborator harus bangkit kembali untuk Indonesia khususnya DKI Jakarta untuk ‘Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat’
agar Jakarta lebih maju kota nya dan bahagia warga nya,” tutup Iqbal menutup pembicaraan.

Sementara itu, pantauan di lokasi, banyak stand yang kosong melompong dan sepi pengunjung. “Sudin Parekraf Jakarta Pusat semestinya dalam melaksanakan atau mengadakan festival seperti ini jangan dadakan dan juga harus dapat mempromosikan kegiatan ini diminati pengunjung,” ujar Dadang Suherman Dewan Kota (Dekot) Kecamatan Menteng. (van)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *