POSKOTA.CO – Di tengah pandemi, ratusan bahkan ribuan warga berdatangan ke kantor desa, mereka hendak mencairkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan antre berjam-jam di Aula Desa Ciberes, Kecamatan Patokbeusi, Subang, Minggu (17/4/2022).
Untuk mendapatkan bantuan BLT minyak goreng, mereka membawa kartu penduduk dan kartu keluarga. Karena warga terus berdatangan ke lokasi pencairan BLT tunai. Antrean pun tak dapat dihindari hingga mengular ke area kantor desa. Untuk mengurai kerumunan massa, aparat keamanan disiagakan di lokasi antrean agar tidak terjadi saling serobot.
Salah seorang warga mengaku, untuk mendapatkan bansos BLT harus antre berjam-jam bahkan berdesakan. “Alhamdulillah, dapat BLT untuk menutupi kebutuhan dapur,” kata penerima BLT, Siti, kepada POSKOTA.CO, Minggu (17/4/2022).

Sementara itu, Petugas Pos Patokbeusi Toro mengatakan, jumlah penerima bansos BLT mencapai 1.137 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), mereka masing-masing mendapatkan uang tunai Rp500 ribu.
Sebelum mencairkan BLT, warga harus mengantongi sertifikat vaksin dosis pertama hingga ketiga. Hal ini dilakukan untuk menekan angka penyebaran virus Corona yang saat ini cenderung berbahaya.
Kegiatan pembagian BLT dan pemberian suntik vaksin diapresiasi warga. Mereka rela antre berjam-jam untuk mendapatkan bantuan sosial dan suntik vaksinasi secara gratis. “Jumlah yang dapat BLT ada sekitar 1.137 Keluarga Penerima Manfaat,” kata Toro.
Dalam agenda itu hadir Kepala Pos Subang Arif, Kepala Pemasaran Pos Subang Firman, Kapolsek Patokbeusi, Kompol Acep Hasbullah, Anggota Pol PP dan Babinsa AD. (*/sandi)







Komentar