JAKARTA – Terminal Kalideres bekerjasama dengan Sudin Kesehatan Jakarta Barat melaksanakan pemeriksaan kesehatan kru atau sopir bus antar kota antar provinsi (AKAP). Pemeriksaan ini untuk memastikan kondisi kesehatan sopir atau pengemudi demi keselamatan penumpang.
Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnaen mengatakan pemeriksaan kesehatan kru atau sopir bus AKAP dilakukan secara rutin setiap bulan, yaitu seminggu dalam sebulan. Hal ini untuk memastikan kesehatan sopir bus demi keselamatan penumpang.
“Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini rutin dilaksanakan setiap bulan, yaitu seminggu dalam sebulan bekerjasama dengan Sudin Kesehatan Jakarta Barat,” katanya Revi, Kamis (25/7/2024).
Diungkapkan, pemeriksaan kesehatan sopir bus AKAP telah dilaksanakan sejak Senin (22/7/224) dan sudah 54 pengemudi yang menjalani pemerikasaan. Hasilnya 49 dinyatakan layak mengemudi dan layak mengemudi dengan catatan sebanyak lima orang. Sedangkan yang tidak layak mengemudi tidak ada.
Revi menjelaskan layak mengemudi dengan catatan yaitu rata-rata hipertensi dan sudah diberikan obat. “Jadi rata-rata hipertensi dan sudah diberikan obat, sehingga diizinkan mengemudi oleh petugas kesehatan,” jelasnya. (ta)







Komentar