oleh

Semen Padang Bersyukur Bisa Promosi ke Liga 1 Musim Depan

PADANG – Meski gagal merenggut juara Pegadaian Liga 2, namun Semen Padang tetap mensyukuri pencapaian yang diraihnya yakni lolos ke Divisi 1 musim depan. Dalam final dua leg Semen Padang menyerah agregat 0-6 dari PSBS Biak.

Pernyataan ini dikemukakan penasihat tim Semen Padang Andre Rosiade dalam bincang-bincang dengan awak media termasuk POSKOTAONLINE.COM, usai gelaran laga final leg 2 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, pada Sabtu (8/3/2024) malam.

“Tentu kami bersyukur ya bahwa target kami promosi Liga 1 sudah berhasil. Kami mengucapkan rasa syukur yang luar biasa, sehingga Insya Allah tahun depan kami dari Semen Padang FC bisa berkompetisi di Liga 1,” ujar Andre.

“Tadi kita tahu ada kejadian yang tidak kita inginkan Kami memahami dan tentu kami akan menerima sanksi sepenuhnya dari PSSI. Karena kami tahu posisi kami posisi yang salah,” sambungnya.

“Bang tadi sempat nyebut budget Rp70 miliar buat musim depan Itu rencana proyeksi seperti apa bang? Mega bintang kah atau bagaimana bang?” tanya wartawan

“Yang jelas tentu soal pemain kami kembalikan kepada pelatih. Ya tentu saat ini manajemen insya Allah pekan depan akan berkoordinasi dengan head coach ya. Bagaimana, pemain apa yang kami targetkan, karena kami harus bergerak cepat. Insya Allah habis lebaran kami sudah mulai mengontrak pemain-pemain untuk musim depan,” papar Andre.

“Yang kedua, kami tentu berharap dengan angka 70 miliar yang kita siapkan bisa bersaing di tempat besar di tempat atas harapannya seperti itu,” ungkapnya.

“Untuk pelatih masih sama bang?” tanya wartawan kembali.

“Kalau pelatih kan saat ini kan syaratnya kan sertifikat A Pro. Kebetulan Head Coach kami baru sertifikat A, tapi jelas nanti kami akan koordinasikan dan pasti Coach Delfri tetap akan bergabung rencananya dengan tim kepelatihan,” jelas Andre Rosiade.

Soal pelatih asing atau lokal, Anggota Dewan dari Partai Gerindra ini mengatakan akan mengutamakan pelatih lokal. “Ya sesuai anjuran pemerintah kan kita harus memperbanyak TKDN (Tenaga Kerja Dalam Negeri). Insya Allah kami (pelatih) lokal. Pelatih lokal banyak yang bagus kok, kenapa harus asing,” katanya.

“Pak, terkait stadion sendiri tadi sempat bilang gak pengen jadi tim musasir apakah memang ada stadion yang sudah dibangun atau seperti apa?” tanya wartawan.

“Di Sumatera Barat ini ada dua stadion Stadion Haji Agus Salim dan Stadion Utama Sumatera Barat. yang Stadion Utama Sumatera Barat itu belum selesai. Jika bisa kami pergunakan pun untuk menyelesaikan masih butuh ratusan miliar, itu kewenangan ada di Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Nah stadion Agus Salim yang kita hadir hari ini? Ini juga butuh perbaikan. Ya mbak-mbak dan mas-mas kan bisa lihat kan, ruang prress conference-nya seperti apa, ruang gantinya seperti apa, cari WC gampang gak? WC tanya layak nggak? Teman-teman wartawan layak gak ini? Tidak layak,” jelasnya. (*/bu)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *