oleh

KONI Pusat Lantik dan Kukuhkan Syarif Bastaman Ketum PB Gabsi

POSKOTA.CO – Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman melantik dan mengukuhkan Syarif Bastaman sebagai ketua umum Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB Gabsi) beserta jajarannya periode 2022-2026, Selasa (11/4/2023), di Lantai 12 Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Senayan, Jakarta.

“Saya ucapkan selamat datang dan selamat berkarya kepada Bapak Syarif Bastaman dan jajaran menjadi pengurus PB Gabsi periode 2022-2026. Semoga di bawah pimpinan Bapak Syarif Bastaman cabang olahraga bridge akan menghadirkan prestasi tinggi untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah internasiomal,” kata Marciano ketika memberikan sambutan.

Di kesempatan ini Marciano juga tak lupa menyampaikan apresiasi kepada Ketum PB Gabsi masa bakti sebelumnya yang dipimpin Prof Dr Miranda Goeltom. Salah satunya kala Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan bridge tingkat Asia bertajuk ‘4th Asia cup Bridge Championships’ pada Oktober 2022. Indonesia tidak hanya menjadi tuan rumah yang baik dan sukses besar dengan merebut gelar juara umum.

“Dari berbagai kegiatan yang dilakukan oleh PB Gabsi di masa bakti sebelumnya, Indonesia juga telah menunjukkan prestasinya di dalam kejuaraan internasional. Saya berharap Pak Syarif Bastaman bersama dengan jajaran pengurusnya juga akan meneruskan prestasi demi prestasi untuk membuat Indonesia bangga.

KONI Pusat tidak pernah ragu untuk memberikan rekomendasi kepada pemerintah tentang keikutsertaan atlet bridge Indonesia mengikuti kompetisi internasiomal naik single event dan juga multievent. “KONI Pusat tentu akan melihat kesiapan dari PB Gabsi, apakah atlet mereka betul-betul siap untuk diikut sertakan ke Asian Games Huangzhou. Apabila dari hasil review yang kita lakukan mereka (aylet bridge siap) sudah tentu akan kami usulkan kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) agar bridge bisa diikutsertakan pada Asian Games Huangzhou,” jelas Ketum KONI Pusat.

Bina Karakter Berpikir
Cabang olahraga bridge memiliki andil membangun karakter berpikir orang Indonesia. “Ini adalah olahraga yang menjadi satu kegiatan yang memberikan sumbangsih sangat besar kepada pembinaan karakter orang-orang Indonesia,” terang Ketum KONI Pusat.

Komentar senada diutarakan Syarif Bastaman seraya menambahkan, jika banyak masyarakat Indonesia jadi atlet bridge bisa dipastikan Indonesia akan tumbuh menjadi negara maju. “Negara maju Amerika Serikat tercatat 80 juta warganya bermain bridge. Sedang Indonesia baru tercatat 10 ribu orang dari populasi jumlah penduduk 270 juta orang yang bermain bridge. Ini jadi tantangan tersendiri bagi kepengurusan PB Gabsi di bawah kepemimpinan saya. Saya harus kejar dengan menghadirkan sejumlah liga mulai liga antar klub, mahasiswa dan pelajar sehingga semakin banyak terlibat orang bermain bridge,” tuturnya.

Ketum PB Gabsi ini juga menyampaikan persiapan atlet-atletnya untuk kejuaraan Asia dan jika berhasil akan menuju kejuaraan dunia. “Tahun ini kita ada dua event besar, yang pertama adalah APBF (Asia Pacific Bridge Federation) Championship bulan Juni di Hongkong kalau itu kita bisa lolos menjadi juara maka kita berhak untuk mengikuti kejuaraan dunia tahun ini juga, yang kedua tentu kami sangat berharap bisa ikut serta,” jelas Syarif. (*/dk)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *