oleh

Khoirudin Berharap Tuah Sumatera Membawa Jakarta Juara Umum PON 2024

JAKARTA – Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta pernah dua kali mengalami masa keemasan saat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) dilaksanakan di tanah Sumatera, tepatnya di Sumatera Selatan tahun 2004 dan Riau tahun 2012. Di kedua tempat tersebut itulah kontingen DKI merebut supremasi juara umum di cabang olahraga multievent itu.

Nah berangkat dari itulah kontingen Jakarta ingin mengulang kembali (dejavu) saat penyelenggaraan PON 2024 ini digelar di dua provinsi yakni Aceh dan Sumatera Utara.

“Saya baca tadi dari laporan Ketua Umum KONI DKI Pak Hidayat Humaid bahwa kontingen DKI pernah juara di Sumsel tahun 2004 dan Riau tahun 2012. Untuk itu saya ingin tuah dari Sumatera ini kembali memayungi kita dan kita menjadi juara di sana,” ujar Wakil Ketua DPRD DKI Khoirudin, yang juga koordinator Komisi E yang membawahi bidang olahraga, kemasyarakatan, kesehatan, pendidikan dan sosial pada acara silaturahmi dengan KONI DKI di Gedung KONI DKI Jakarta, Selasa (28/5/2024).

Khoirudin mengakui anggaran untuk olahraga KONI DKI kalah jauh dari Jawa Barat (Jabar) yang merupakan pemegang juara umum dua edisi terakhir PON. “Saya pernah mengunjungi Dispora Bogor, Jabar dan Bekasi. Saya mendapat keterangan bahwa anggaran untuk olahraga Jabar cukup besar dibanding Jakarta. Tak heran bila Jabar jadi juara umum,” ujarnya.

Selain itu juga ada jaminan dari pemerintah daerah setempat bahwa atlet yang berprestasi langsung diangkat menjadi PNS. “Saya pun ingin memagari atlet DKI agar tidak pindah ke daerah lain. Sangat besar pengeluaran buat menjadikan atlet berprestasi. Caranya menjadikan mereka PNS. Saya akan usulkan itu ke gubernur,” jelas Khoirudin.

Dalam kesempatan itu, Khoirudin meminta atlet Jakarta untuk semangat berlatih, ikhtiar dan doa agar perjuangannya mendapat rida dari Allah Swt.

Sebelumnya Ketua Umum KONI DKI Jakarta Dr Hidayat Humaid memaparkan kesiapan atlet DKI menuju PON yang tinggal 103 hari, di antaranya melakukan pemusatan latihan daerah (pelatda) uji coba baik dalam maupun luar negeri

Jakarta di PON Aceh-Sumut mengikuti 65 cabor yang menyediakan 1045 set medali emas. “Kita harus meraih 20 persen medali kalau ingin meraih juara umum,” ujar Hidayat Humaid. (*/bu)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *