oleh

Apresiasi Catat Sejarah Juara WTA 125, Deddy Prasetyo: Janice Tjen Harus Pertajam Pukulan Backhand

JAKARTA – Pelatih tenis nasional Deddy Prasetyo mengapresiasi kerberhasilan Janice Tjen yang berhasil mengukir sejarah meraih gelar turnamen level WTA 125 Jinan Open 2025 di China.

“Salut dan acungan jempol buat Janice Tjen, pemain dari Indonesia yang mengharumkan nama bangsa,” kata Deddy ditemui di Jakarta, Rabu (22/10/2025).

Menurut Deddy, pencapaian Janice di usia 23 tahun tergolong sangat luar biasa. Dia mampu memperlihatkan determinasi yang kuat meski harus berhadapan dengan lawan-lawan yang lebih berpengalaman. “Janice memperlihatkan mental yang kuat, juga stamina yang bugar hingga berhasil juara dan mencatatkan dirinya jadi petenis putri pertama Indonesia yang berhasil juara di turnamen berhadiah 125 ribu dolar AS Jinan Open,” ucap Deddy.

Menurutnya capaian yang luar biasa dari proses panjang  penuh liku yang  pastinya harus dijalani Janice. Sangat tidak mudah dan Janice mampu mengatasinya, untuk kini berada di peringkat 88 dunia.

Namun demikian, Deddy melihat Janice harus tetap berlatih keras karena dirinya kini merintis jalan untuk bisa menembus masuk bintang tenis putri elit dunia. Di level yang demikian Janice harus terus mengasah ketajaman pukulan untuk dapat mematikan lawan.

“Terlihat Janice harus tajamkan pukulan Backhand Slice-nya untuk juga jadi senjata andalan menyulitkan atau bahkan membuat mati lawannya,” tutur Deddy, pelatih nasional yang menaungi klub DETEC dan telah melahirkan sederet bintang tenis papan atas nasional. 

“Karena di level elit yang dituju Janice persaingan atau lawan yang akan dihadapi semakin berat dan kompetitif, hingga Janice harus siap untuk hal itu. Tapi saya yakin pelatih yang menangani Janice akan terus mengasah pukulan Backhand Slice-nya hingga semakin tajam dan efektif untuk menjadi salah satu senjata andalan,” jelas Deddy. (dk/jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *