oleh

Bakamla Bahas Finalisasi Dokumen Harmonisasi Strategi Pengamanan Laut Andaman

POSKOTA.CO -Memasuki hari kedua Rapat Koordinasi (Rakor) Harmonisasi Strategi Keamanan Laut, Direktorat Strategi Bakamla RI melaksanakan pembahasan finalisasi dokumen harmonisasi strategi pengamanan laut Andaman bersama Kementerian Lembaga (K/L) terkait di salah satu hotel Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Kamis (12/11/2020).

Pembahasan Dokumen ini dipimpin oleh Direktur Strategi Bakamla Laksma Bakamla Joko Sutrisno, M.Si. (Han) dengan moderator Kepala Subdirektorat Kerja sama Luar Negeri Kolonel Bakamla Satya Pratama, S.Sos., M.Sc.

Sebelum pembahasan Dokumen Harmonisasi Strategi Pengamanan Laut Andaman, Laksma Bakamla Joko Sutrisno memberikan pengantar kepada peserta Rakor. Dikatakannya, penentuan perumusan strategi kamla pengamanan laut Andaman merupakan hasil dari kunjungan koordinasi Bakamla RI dengan SOPSAL dan KKP.

Selain itu, juga hasil kunjungan strategis yang mengidentifikasi isu strategi keamanan laut di perbatasan yang dilakukan Direktorat Strategi ke dan bersama K/L terkait yakni Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Direktorat Polair Baharkam Polri, Kewilayahan Provinsi Banten dan Provinsi Riau serta Unit Kerja Bakamla di tahun 2020.

“Rapat kerja pembahasan strategi pengamanan laut Andaman dengan instansi keamanan laut telah dilaksanakan sebanyak 12 kali di tahun 2020 ini,” tutur Laksma Bakamla Joko Sutrisno.

Lebih lanjut, Laksma Bakamla Joko Sutrisno menerangkan bahwa penyampaian dari para narasumber dan peserta menjadi masukan dan saran guna penyempurnaan dokumen harmonisasi sebagai rancangan strategi keamanan laut yang dapat dipedomani oleh instansi keamanan laut. “Selain itu juga, sebagai bentuk kinerja Direktorat Strategi Kamla dalam mewujudkan sinergitas pengelolaan keamanan laut di wilayah perbatasan laut Indonesia,” jelas Laksma Bakamla Joko Sutrisno menutup pengantar Rakor hari kedua ini.

Hadir sebagai narasumber pertama dari Kemenko Polhukam RI Sekretaris Deputi Koordinasi Pertahanan Negara Brigjen TNI Edy Djatmiko, S.Sos., dengan materi yang disampaikan membahas tentang Kebijakan Pemerintah dalam Peningkatan Sinergitas Pengamanan di Wilayah Perbatasan Laut Andaman dalam Rangka Mewujudkan Stabilitas Keamanan Nasional.

Sedangkan narasumber kedua, yakni Direktur Hukum Bakamla Laksma Bakamla Erry Herman, S.E.,M.P.A., dengan materi Strategi Pengamanan Laut Andaman. Dijelaskan, strategi pengamanan laut Andaman dibagi menjadi empat strategi. Strategi pertama, meningkatkan kemampuan pemantauan dan pengawasan keamanan serta keselamatan di laut Andaman secara terpadu dan terintegrasi.

Strategi kedua, meningkatkan kehadiran unsur kapal patrol aparat penegak hukum Indonesia secara berkesinambungan. Strategi ketiga, memperkuat kerja sama antara aparat penegak hukum Indonesia terkait penanganan ancaman keamanan dan keselamatan dari laut Andaman. Dan strategi keempat, memperkuat kerja sama international terkait penanganan permasalahan keamanan dan keselamatan melalui laut Andaman.

Rakor berjalan meriah dengan banyaknya pertanyaan dan saran yang dilontarkan dari peserta.

Peserta Kementerian Lembaga terkait yang terlibat dalam Rakor yakni perwakilan dari Kementerian Luar Negeri, Sopsal Mabesal, Imigrasi dan Ditpolair Baharkam Polri. (humas bakamla/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *