oleh

Wali Kota Dhany Sukma Lepas 600 Peserta Wajib Kunjung Objek Bersejarah

POSKOTA.CO – Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma melepas 600 peserta kegiatan Wajib Kunjung Objek Bersejarah Tahun 2023 berlangsung di halaman kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakpus, Jalan Tanah Abang I, Gambir, Selasa (26/9/2023).

Orang pertama di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakpus ini menuturkan, apa yang dinikmati sekarang ini adalah hasil kerja para pendahulu yang telah berjuang demi kemerdekaan Republik Indonesia. “Sejarah itu tidak boleh dilupakan, karena sejarah itu merupakan sebuah perjalanan, peristiwanya sudah berlalu namun, nilai-nilainya tidak pernah redup oleh ruang dan waktu,” ungkapnya.

Menyoal rencana perpindahan ibu kota pada 2024 mendatang, Dhany menjelaskan, perpindahan ibu kota ke Kalimantan Timur tidak akan menghapus jejak sejarah, karena di Jakarta-lah sejarah itu terjadi dan ditumbuhkan. “Jadi ini merupakan salah satu proses pembelajaran, karena belajar bukan hanya di kelas, banyak ilmu yang bertebaran di luar kelas yang bisa kita ambil, jadi ini sebagai bentuk pembelajaran, semoga nantinya adik-adik bisa menjadi duta kebudayaan Jakarta,” harapnya.

Selain itu, kata Dhany Sukma, para siswa juga diajak ke Museum Bahari melihat sejarah cikal-bakal Pelabuhan Sunda Kelapa yang dahulunya merupakan gudang rempah-rempah di zaman Hindia-Belanda. “Museum Bahari juga cikal-bakal dari penamaan Jakarta. Kemudian pada 7 Juli 1977 gudang tersebut dijadikan museum hingga saat ini. Kemudian, ada tiga kebudayaan Betawi yang identik di antaranya, ngaji, salat, dan silat. Maka kita akan mengenal salah satu tokoh Betawi si Pitung,” bebernya.

Sementara itu, Plh Kasudin Kebudayaan Jakpus Dya Perwita Kusuma menambahkan, kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun dengan total peserta sebanyak 600 terdiri dari 300 siswa SMP, 50 peserta pendamping dari guru, dan 250 peserta dari berbagai sanggar serta pengelola RPTRA.

Menurut Dya, kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan bahwa DKI Jakarta banyak sekali objek bersejarah. “Kegiatan ini para peserta akan mengunjungi dua lokasi yaitu, PBB Setu Babakan yang berlokasi di Jakarta Selatan, di sana kita akan melihat bagaimana kehidupan warga Betawi. Selain itu, nanti di sana ada beberapa pelatihan seperti, pelatihan musik, tari, dan kuliner. Selanjutnya nanti akan ke Museum Bahari di Jakarta Utara,” tutupnya.

Sementara itu, Kasi Perlindungan Kebudayaan Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Pusat Mohammad Amin menambahkan, kegiatan ini diikuti ratusan peserta dari Sudin Pendidikan Wilayah 1 dan 2 Jakarta Pusat. “Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai nasionalisme, nilai pengetahuan, dan nilai budaya Jakarta yang harus dilestarikan. Harapan kami para peserta akan tumbuh menjadi generasi yang berbudaya lokal,” harapnya. (*/van)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *