oleh

RSDC Wisma Atlet Kemayoran Sudah Penuh

POSKOTA.CO-Peringatan keras bagi warga Jakarta terkait peningkatan angka positif Covid-19 yang berujung keterisian tempat tidur isolasi di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat sudah penuh. Kapolda Metro Jaya Irjen Dr Fadil Imran sebelumnya mengatakan, Jakarta tidak dalam kondisi baik-baik saja.

Irjen Fadil juga mengingat warga Jakarta, jaga diri, jaga keluarga dan disiplin protokol kesehatan (prokes). Apa yang diingat Kapolda Fadil Imran diharapkan bisa dijadikan bekal dalam upaya pencegahan penularan virus Covid-19 yang kini mengganas kembali.

Keterisian tempat tidur isolasi di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta, Widyastuti. “Saat ini posisinya keterisiannya cepat sekali jadi penuh,” ujar Widyastuti, Senin (21/6/2021).

Guna mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19, Pemprov DKI Jakarta bersama pemangku kepentingan lainnya sudah menyediakan rumah susun (rusun) sebagai tempat isolasi bagi pasein positif virus Corona. “Isolasi terkendali yang saat ini disediakan pemerintah pertama di Wisma Atlet kami selalu komunikasi dan keterisian sudah penuh. Kini kita siapkan berapa wisma dan rusun untuk isolasi,” ujarnya.

Menurut Widyastuti, Bed Occupancy Rate (BOR) di sejumlah Rumah Sakit di Jakarta juga sudah penuh setelah adanya lonjakan kasus Covid-19 dari klaster libur lebaran.

Saat ini menurutnya tingkat keterisian tempat tidur isolasi di Jakarta mencapai 90%. “Ada 90 persen keterpakaian tempat tidur isolasi di Jakarta,” tutur  Widyastuti.

Sementara itu, keterisian ruangan ICU bagi pasien Covid-19 mencapai 81%. “sedangkan ICU 81 persen. Kini Pemprov DKI telah menambah 1.000 tempat tidur lebih bagi pasien Covid-19.

Dikatakan Widyastuti,  kini diperlukan ada percepatan penambahan kapasitas tempat tidur karena lonjakan kasus Covid-19 terjadi begitu cepat.

Kata Widyastuti lagi, awal bulan ini posisinya sekitar 8.000, namun sekarang sudah mencapai 9.000 lebih. “Tootal dengan tempat ICU ada 10.000 yang kita siapkan,” imbuhnya.

Untuk diketahui, sebanyak 13 dari 106 RS di Jakarta diperuntukan untuk menangani Covid-19. “Total ada 106 RS di DKI Jakarta dengan 13 nya adalah dedicated full untuk Covid-19,” tuturnya.(Omi/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *