DEPOK – Pilkada Kota Depok 2024 semakin memanas antara kubu Paslon nomor urut 1 Imam Budi Hartono – dr. Ririn Farabi Arafiq dengan Paslon nomor urut 2 Supian Suri – Chandra Rahmansyah. Kedua kubu Paslon saling mengklaim akan memenangkan di Pilkada Depok 2024 mendatang.
Upaya menetralisir kegaduhan terkait siapa yang tertinggi dalam survai di masyarakat Depok akhirnya PWI Kota Depok bersama Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) bekerja sama dengan Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia (Puskapol UI) melalui tajuk ‘Muda Kawal Pilkada Kota Depok 2024’ selama bulan Oktober 2024 dengan melibatkan mahasiswa FISIP UI telah melaksanakan survai.
“Survai dilaksanakan bulan Oktober 2024 melibatkan mahasiswa FISIP UI Depok. Tentunya yang memiliki hak pilih dengan usia di atas 17 tahun di 11 kecamatan di Kota Depok yang hasilnya akan disampaikan Selasa (5/11),” kata Ketua PWI Kota Depok Rusdy Nurdiansyah didampingi Ridwan K, Senin malam (4/11).
Menurut Rusdy, jumlah responden atau sampel yang terpilih sebanyak 289 orang yang dipilih secara acak menggunakan metode stratified random sampling dengan MoE ±4% dan tingkat kepercayaan 95%. Tentunya pengambilan sampel berfokus pada unit sampling primer, yakni 11 kecamatan di Depok.
Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner terstruktur secara daring dengan pengisian kuesioner dan pelaksanaan survei berjalan di bulan Oktober 2024. Pertanyaan atau isu untuk survei disesuaikan dengan isu dalam Musrenbang Depok 2024.
Menurur dia, hasil dari survei tersebut menghasilkan beberapa isu yang masyarakat anggap mendesak yakni kemiskinan, pengangguran, UMKM, pengelolaan sampah dan banjir, dan pendidikan tentunya sudah didiskusikan lebih lanjut pada FGD. “Insya Allah, Selasa (5/11) Pk. 16:00 survai akan disampaikan di Sekretariat PWI Depok, Jalan Melati Raya, Depok Jaya,” tuturnya.
“Peserta FGD dibagi menjadi dua kelompok dengan rincian kelompok satu membahas tentang Kemiskinan, Pengangguran, UMKM, dan Pendidikan sementara kelompok dua membahas tentang Pengelolaan Sampah dan Banjir, Transportasi dan Infrastruktur,” tuturnya yang tentunya hasil survei tersebut juga menunjukkan tingkat partisipasi pemilih masyarakat Kota Depok pada Pilkada 2024.
Para pemilih mempertimbangkan beberapa faktor utama yang mempengaruhi keputusan memilih kandidat yakni rekam jejak kinerja, ide-ide yang kinerja, ide-ide yang diusulkan oleh kandidat, karakteristik pribadi kandidat serta afiliasi politik yang dimiliki oleh masing-masing kandidat.
Ditegaskan, Ketua PWI Depok, Rusdy Nurdiansya, hasil dari survei dan FGD yang telah dilakukan akan disampaikan pada acara Town Hall Meeting, sebuah forum pertemuan dengan Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok, guna memastikan aspirasi warga Depok dapat dipertimbangkan dalam pelaksanaan visi Kota Depok ke depan.
Pada Town Hall Meeting ini, mahasiswa dan masyarakat juga dapat mengkritisi kedua Paslon dalam Pilkada Kota Depok 2024 yakni Imam Budi Hartono-Ririn Farabi dan Supian Suri-Chandra Rahmansyah secara terbuka untuk mewujudkan partisipasi politik warga yang lebih berkualitas.
Hasil survei rencananya akan di publikasikan melalui jumpa pers di Kantor PWI Kota Depok, pada Selasa 5 November 2024, yang rencananya akan dihadiri Dekan FISIP UI, Prof Dr Drs Semiarto Aji Purwanto, MSi. Setelah itu di Town Hall Meeting akan dilaksanakan di FISIP UI pada Jumat 8 November 2024 dengan menghadirkan kedua Paslon Imam Budi Hartono-Ririn Farabi dan Supian Suri-Chandra.
‘Muda Kawal Pilkada Kota Depok 2024’ tentunya bekerja sama dengan koalisi Jaga Suara, sebuah koalisasi masyarakat sipil yang menciptakan platform digital untuk mengawal akurasi formulir C dari pemungutan suara pada Pilkada 2024 mendatang. Platform tersebut dapat diunduh di playstore, katanya. (anton/fs)







Komentar