oleh

Pungli di Kawasan Wisata Trekking di Bukit Paniisan, Sentul, Kabupaten Bogor Dikeluhkan Pengunjung   

BOGOR — Dugaan pungutan liar (pungli) di kawasan wisata kembali mencuat di Kabupaten Bogor. Kali ini, isu tersebut terjadi di jalur trekking Bukit Paniisan, kawasan Sentul, yang viral di media sosial.

Berdasarkan video yang beredar, seorang pengguna media sosial menyebut adanya sejumlah oknum yang menjaga jalur trekking dan diduga melakukan pungli kepada pengunjung.

alam unggahan tersebut, peristiwa disebut terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026 sekitar pukul 08.35 WIB dengan lokasinya di jalur trail Sentul Ultra, Bukit Paniisan, Bogor.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bogor, Ria Marlisa, membantah adanya praktik pungli dalam kejadian tersebut.

Ia menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi langsung dengan pengurus di lapangan.

“Kami sudah koordinasikan ke lapangan dengan pengurusnya,” ujar Ria kepada wartawan, Senin (30/3/2026).

Menurutnya, hasil pengecekan menunjukkan bahwa tidak ada pemaksaan pembayaran kepada pengunjung.

“Di video itu tidak benar ada pungli karena petugas tidak meminta uang, tapi hanya mengarahkan agar mereka melewati pos resmi,” jelasnya.

Ria menjelaskan, di jalur Bukit Paniisan terdapat pos tiket resmi yang dikelola oleh BUMDes Karangtengah, dengan ketentuan

tarif Rp15.000 per orang yang didalamnya sudah mmencakup asuransi dari PT Jasaraharja Putera, peralatan P3K, tandu evakuasi dan tim penyelamat di lokasi, jika terjadi sesuatu peristiwa.

Ia menambahkan, kejadian dalam video terjadi di area sebelum pos resmi. Beberapa pengunjung, terutama penggiat trail run, kerap melewati jalur alternatif atau “jalan tikus” untuk menghindari tiket.

Petugas yang berjaga di jalur tersebut bertugas untuk, mengarahkan pengunjung ke jalur resmi serta menghindari penggunaan jalur tidak aman.

Dinas Pariwisata mengimbau seluruh pengunjung agar mengikuti jalur resmi yang telah disediakan demi keselamatan.

“Kami berharap para pendaki bisa mengikuti jalur yang sudah disiapkan. Tentunya jalur tersebut juga lebih aman dan terawasi oleh petugas,” pungkas Ria. (yopy/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *