oleh

Pengacara Harus Bersama dan Membantu Masyarakat saat Membutuhkan Bantuan

POSKOTA.CO – Advokat tidak melulu mencari uang dari kasus yang ditangani. Pergerakan melawan oligarki, harus digaungkan oleh 150 ribu pengacara yang ada di Indonesia.

Pengacara jangan berpikir untuk diri sendiri. Tapi lebih dari itu, pengacara harus bersama dan membantu masyarakat banyak saat membutuhkan bantuan. Keadilan untuk masyarakat, harus menjadi konsen pengacara yang mendapat pengetahuan lebih dari Tuhan.

Ketidakadilan yang dialami masyarakat dengan dalil hukum, harus di akhiri. Karena semua warga negara, harus mendapat keadilan hukum.

Atas pemikiran dan fakta ini, Sugeng Teguh Santoso bereaksi. STS, demikian Sugeng Teguh Santoso disapa, lalu bersama ratusan pengacara mendeklarasikan Peradi Pergerakan.

“Masyarakat banyak kadang haknya dirampas saat berhadapan dengan sebuah masalah. Saya dan teman-teman tergerak nuraninya lalu bergerak dengan mendirikan Peradi Pergerakan,”kata STS.

Peradi Pergerakan menurut STS, akan melayani masyarakat secara gratis saat bermasalah dengan hukum. Wadah yang bekerja secara sosial ini, akan turun, jika mendapat pengaduan dari masyarakat.

Pada dekralasinya di rumah Joglo Keadilan di Parakan Salak, Bogor Jumat (18/9/2020), STS selaku Ketua Umum Peradi Pergerakan mengatakan, sudah terbentuk 40 DPC yang tersebar di kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

“Hari ini resmi Peradi Pergerakan deklarasi. Sudah 40 DPC terbentuk. Dari lokasi deklarasi di rumah Joglo di Parakan Salak, Kemang, Kabupaten Bogor, kami berkomitmen membantu masyarakat secara gratis di jalur hukum,”tegasnya.

Bagi STS, pembentukan Peradi Pergerakan ini, jangan dianggap sebagai lembaga pecahan dari Peradi yang sudah ada. “Organisasi ini bukan pecahan dari Peradi,” ujar STS.

Bagi STS yang juga Sekjen Peradi ini, dengan deklarasi ini, pihaknya akan perjuangkan tiga hal mendasar yang kadang lalai di jalankan selama ini.

“Peradi Pergerakan akan perjuangkan tiga hal yakni, prinsip negara hukum, terlibat dalam memperjuangkan hak konstitusional warga dan perjuangkan hak profrsi. Spirit dan semangat Peradi Pergerakan, bela rakyat kecil secara gratis,”ungkapnya.

Deklarasi yang ditutup dengan testimoni dan panggung hiburan teather ini, menarik kagum utusan yang berasal dari luar pulau jawa. (yopi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *