oleh

Pembangunan Tidak sesuai Izin Marak di Jakarta Pusat

JAKARTA – Pejabat teras Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dinilai  bungkam ketika ditanya wartawan soal pembangunan tidak sesuai izin yang semakin hari semakin marak  di wilayah Jakarta Pusat.

“Gimana pembangunan tanpa izin tidak tambah banyak, karena aturan nya tumpang tindih antara Surat Keputusan (SK) Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan SKRD petugas PTSP. Sedangkan pengurusan izin online pemberkasan PBG dan pengawasan bangunannya merupakan kewenangan petugas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP),” ungkap Budi tokoh masyarakat Kecamatan Kemayoran, Senin (10/6/2024).

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pro Jokowi (Projo) Jakarta Pusat (Jakpus), Abdul Madjid yang mengaku miris lantaran banyaknya keluhan dari masyarakat sebagai pemohon.

Meski begitu, kata Madjid petugas CKTRP sebagai pengawas bangunan sepertinya tidak menjalankan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) sebagai pengawas  izin bangunan.

“Supaya pembangunan tidak sesuai izin tidak tambah banyak di Jakpus terutama di Kemayoran, sebenarnya simple atau sederhana ganti saja jajaran Kadis, Kasudin dan para Kasektor di setiap kecamatan itu pun tergantung keberanian Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono,” tandasnya.

Sementara itu pengamatan di lapangan, pembangunan tidak sesuai izin diantaranya, pembangunan izin rumah tinggal dibangun rumah kosan terletak di Jalan Swadaya V Cempaka Baru, Kemayoran. Selain itu, pembangunan minimarket terletak di Jalan Kalibaru Timur VI, Utan Panjang, Kemayoran.

Kemudian, pembangunan tidak sesuai izin seperti rumah deret atau claster di Jalan Baladewa Tanah Tinggi dan pembangunan cluster Jalan Rawa Selatan Kampung Rawa Johar Baru.

“Lebih baik petugas pengawas bangunan CKTRP diganti saja karena membiarkan bangunan tidak sesuai izin marak, termasuk  Wali Kota Jakpus maupun anggota komisi D DPRD DKI Jakarta turut membiarkan pembangunan tersebut,” tambahnya. (van/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *