BOGOR – Semarak menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah terasa di lingkungan Perumahan Permata Puri Harmoni 1, Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (15/6/2026) malam.
Musala Al-Istiqomah bersama RT 005 berkolaborasi dengan RT 006 yang berada di lingkungan RW 015 menggelar pawai obor yang diikuti anak-anak, remaja, hingga orang tua. Kegiatan dimulai pukul 19.30 WIB dengan titik start dari Musala Al-Istiqomah, dan berkeliling kawasan perumahan sambil melantunkan Salawat Badar.
Suasana pawai semakin meriah dan khidmat, warga memadamkan lampu rumah maupun lampu lingkungan selama kegiatan berlangsung. Terlihat suasana malam menciptakan pemandangan yang indah sekaligus menambah kemeriahan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pawai kali ini menggunakan obor elektrik. Langkah tersebut diambil panitia demi meningkatkan faktor keamanan selama kegiatan berlangsung.
Ketua RT 005/015 Rento Retpayandi mengatakan, penggunaan obor elektrik merupakan hasil evaluasi dari pelaksanaan pawai pada tahun-tahun sebelumnya. “Tahun ini kami menggunakan obor elektrik karena mempertimbangkan faktor keamanan. Kami mengambil pelajaran dari tahun-tahun sebelumnya yang sempat terjadi insiden kecil saat pawai berlangsung,” ujarnya.
“Panitia tentu tidak ingin mengambil risiko yang bisa membahayakan peserta, apalagi banyak anak-anak yang ikut,” sambung Rento.
Menurutnya, selain alasan keamanan, penggunaan obor elektrik juga menjadi solusi atas sulitnya memperoleh bahan bakar untuk obor konvensional. “Selain itu, harga bahan bakar saat ini cukup mahal dan untuk mendapatkannya juga tidak mudah. Karena itu, obor elektrik menjadi pilihan yang lebih aman dan praktis,” tambahnya.
Sementara itu, salah seorang warga, Ibu Ely, mengaku senang dengan kegiatan yang rutin digelar setiap peringatan Tahun Baru Islam tersebut. “Alhamdulillah kegiatan seperti ini sangat positif. Selain membuat anak-anak gembira, juga mengajarkan mereka mencintai syiar Islam sejak dini. Semoga tahun depan bisa lebih meriah lagi, ” tutur Ibu Ely, warga Durian.
Pawai obor tahun ini mengusung tema, ‘Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Berakhlak Mulia dan Kreatif’. Tema tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh warga untuk terus memperbaiki diri dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan.
Acara juga dihadiri Ketua RW 015 Ismail, Ketua Panitia Pawai Obor sekaligus Ketua DKM Musala Al-Istiqomah M. Yusuf, serta sejumlah tokoh masyarakat Desa Situsari. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang menjadi tradisi warga dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Pawai obor menjadi simbol semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, sekaligus memperkuat kebersamaan warga dalam menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. (*/din)







Komentar