oleh

Di Kota Depok, Sebanyak 51.114 Anak Usia 0 hingga 18 Tahun Belum Miliki Akta Kelahiran

POSKOTA.CO-Sekitar 51.114 anak usia 0 – 18 tahun di 63 kelurahan di Kota Depok disinyalir belum memiliki akta kelahiran. Untuk itu Dinas  Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menggelar kegiatan Gebyar Layanan Akta Kelahiran gratis mulai 18 Nopember hingga 8 Desember 2020 mendatang.

“Data yang  ada pada kami   51.114 anak yang belum memiliki akta kelahiran dan pihak Disdukcapil sudah memiliki nama dan alamat anak maupun warga yang belum mengurus akta kelahiran tersebut,” kata Kepala Disdukcapil Kota Depok Nuraeni Widayati, Kamis (19/11).

Menurut Nuraeni, terkait masalah mereka yang belum mengurus akta kelahiran pihaknya sudah meminta ke 63 kelurahan agar segera menginformasikan untuk mengumpulkan berkas. Sebab Disdukcapil   sedang menggelar gebyar layanan akta kelahiran.

Dari jumlah total anak yang belum memiliki akta kelahiran terbanyak ada di Kec. Pancoran Mas yang mencapai 5.512 anak dan yang paling sedikit ada di Kec. Cinere sebanyak 2 003 anak.

Kegiatan Gebyar Layanan Akta Kelahiran gratis merupakan upaya mengejar Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) yaitu sadar untuk memiliki dan melengkapi dokumen kependudukan sekaligus melakukan pemuktahiran data kependudukan. Ini juga upaya memenuhi hak warga dalam mendapatkan dokumen kependudukan secara mudah dan cepat.

Pelayanan akta kelahiran ini menjadi target nasional dan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Depok. Bahwa pada 2024, capaiannya harus 100 persen atau anak usia 0-18 tahun harus memiliki akta kelahiran, katanya.

Persyaratan untuk membuat akta kelahiran, bisa melampirkan foto copy Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP) orang tua, KTP saksi, serta surat keterangan dari bidan, klinik, atau rumah sakit. Kemudian membawa foto copy akta nikah serta mengisi formulir F2-01 yang tersedia di kelurahan. (anton/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *